Suka Duka Lulus Sarjana Dan Wisuda di Masa Pandemi

KAMPUS, malangpost.id – Wisuda pasti menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan sidang skripsi. Bisa jadi, wisuda merupakan momen penting dan sakral atas segala pencapaian bisa menyelesaikan perkuliahan selama bertahun-tahun. Lalu, bagaimana para lulusan menjalankan wisuda di masa pandemi?

Akibat pandemi Covid-19, banyak universitas dan perguruan tinggi harus menunda wisuda kelulusan sejak April lalu. Keinginan untuk berkumpul bersama teman-teman dan keluarga urung dirasakan oleh lulusan sarjana tahun 2020.

Sebelum pandemi, biasanya acara wisuda mahasiswa akan dihadiri oleh banyak orang. Apa boleh dikata, wisuda tahun 2020 selama pandemi harus dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan. Beberapa universitas akhirnya memilih mengadakan wisuda secara online atau drive thru.

Wisuda online

Pelaksaan wisuda secara langsung selama pandemi tidak dapat dilakukan karena kebijakan physical distancing. Karenanya, wisuda online menjadi salah satu pilihan untuk melakukan wisuda di masa pandemi.

Beberapa perguruan tinggi mengadakan wisuda pada Agustus lalu secara online (daring), seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Diponegoro,  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, Sumatera Barat, dan masih banyak lagi.

Dalam mengikuti wisuda daring, para wisudawan memakai baju wisuda lengkap dengan toga, topi wisuda, samir, medali wisuda, dan lainnya. Orang tua dan pendamping juga bisa turut hadir dalam wisuda online untuk ikut merasakan kegembiraan. Walaupun dilakukan secara online, wisudawan tetap merasa bangga karena berhasil menyelesaikan kuliahnya.

Tentu saja, ada beberapa mahasiswa yang sedikit kesulitan untuk bisa ikut wisuda online. Ada yang rela harus naik bukit untuk mencari sinyal, ada juga yang mencari pinjaman proyektor agar prosesi wisuda bisa diikuti oleh keluarga dan kerabat. Yang membuat sedih, wisudawan tidak bisa berfoto bersama dengan teman-teman.

Sementara itu, ada yang unik dalam wisuda online yang dilakukan oleh Universitas Indonesia. Biasanya, pemindahan tali toga sebagai tanda kelulusan dilakukan oleh petinggi kampus. Saat wisuda daring, pemindahan tali toga dilakukan oleh orang tua wisudawan. Ada juga beberapa perguruan tinggi yang meniadakan seremoni pemindahan tali toga dan penyerahan ijazah.

Wisuda di masa pandemi: wisuda drive thru

Acara wisuda mahasiswa diploma tiga, sarjana, dan magister IAIN Pekalongan, Jawa Tengah dan IAIN Palu tahun 2020 terlihat berbeda. Pihak perguruan tinggi memilih mengadakan prosesi wisuda secara drive thru dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan Covid-19.

Untuk dapat mengikuti prosesi wisuda drive thru, semua mahasiswa harus dicek suhu dulu dan wajib menggunakan masker, mencuci tangan, dan masuk bilik sterilisasi. Dalam satu kali prosesi jumlah wisudawan juga dibatasi untuk meminimalisir kontak.

Dalam acara wisuda drive thru, kendaraan wisudawan berjalan ke arah panggung senat. Kemudian, wisudawan turun menuju panggung untuk melalukan pemindahan tali toga dan penyerahan ijazah. Setelahnya, wisudawan langsung meninggalkan area kampus.

Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melaksanan wisuda drive thru dengan konsep unik. Acara digelar di ruang terbuka, lapangan golf Borobudur International Golf. Wisudawan yang berpakaian toga dan akserorisnya, serta masker dan face shield membonceng di belakang mobil golf yang berjalan beriringan.

Setelah sampai di tujuan, ada sambutan dari rektor, dekan, dan jajaran pejabat universitas lainnya. Kemudian wisudawan menerima ijazah satu persatu. Setelahnya, para wisudawan naik ke mobil golf dan kembali ke tempat awal.

Lulus dan wisuda di masa pandemi

Selama pandemi, wisuda offline tidak bisa dilaksanakan untuk mengurangi penyebaran virus Corona. Wisuda online atau drive thru menjadi terobosan yang dilakukan selama pandemi ini agar para wisudawan tetap bisa merasakan prosesi wisuda.

Pelaksaan wisuda juga tetap dihadiri oleh rektor dan jajaran perguruan tinggi. Dalam prosesi wisuda online, wisudawan juga bisa mengajak keluarga, teman, dan kerabat untuk ikut hadir bersama-sama dalam momen bahagia yang sudah dinanti-nantikan ini.

Meskipun dilakukan secara online atau drive thru, namun tidak mengurangi esensi dan kekhidmatan prosesi wisuda. Para wisudawan baru juga tentunya menghadapi tantangan yang lebih berat setelah lulus.

Dengan kondisi ekonomi saat ini, mencari pekerjaan dan meniti karir ataupun memulai bisnis sendiri tentunya menjadi tantangan yang cukup berat. Apapun yang Anda pilih, tetap semangat dan terus berusaha, yah! (ds3)

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

desi3

About the Author: desi3

Seorang 'bibiliophile' yang jatuh cinta dengan Himalaya dan fans berat warna biru. ~ travel to fulfill your soul ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close