Ini Kelebihan dan Kekurangan Memasukkan Anak ke Sekolah Alam

DIKSAR, malangpost.id – Tertarik memasukkan anak ke sekolah alam? Ketahui kelebihan dan kekurangan pendidikan di sekolah yang satu ini!

Sekolah adalah hak dan kebutuhan dasar bagi setiap anak. Dengan bersekolah, anak mendapatkan kesempatan untuk belajar sekaligus sebagai media mempersiapkan diri untuk masa depan. Namun, tidak sedikit orang tua yang bingung menentukan sekolah yang tepat sesuai karakter anak.

Dalam menentukan pilihan sekolah, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan orang tua. Diantaranya kurikulum, akreditasi sekolah, dan biaya. Beberapa orang tua juga mempertimbangkan pilihan sekolah regular dan sekolah alternatif seperti home schooling dan sekolah alam.

Sekolah alam menitikberatkan alam sebagai media dan sarana belajar. Berbeda dengan sekolah regular, sekolah ini mengajak anak untuk belajar di luar ruangan dengan banyak aktivitas fisik. Umumnya kurikulum sekolah ini mengacu pada kurikulum Departemen Pendidikan Nasional atau pun kurikulum internasional. Ada juga beberapa sekolah yang menambahkan kurikulum seperti pengembangan karakter dan pengembangan akhlak.

Sejarah Sekolah Alam di Indonesia

Sekolah alam bermula dari inisiasi Ir. Lendo Novo, seorang lulusan Institut Teknologi Bandung. Ide tersebut sebagai reaksi atas keprihatinannya akan biaya pendidikan yang semakin tidak terjangkau. Lendo memiliki keinginan membuat sekolah dengan kualitas tinggi dengan harga terjangkau.

Dengan cita-cita membangun sebuah sekolah yang memberi kesempatan bagi para murid berekspresi, dekat dengan alam, dan menikmati proses pembelajaran yang ada, Lendo mulai mendirikan TK Salman Al-Farisi di Awiligar, Bandung.

Pada 1998, sekolah dengan konsep alam pertama didirikan di Ciganjur dengan nama Sekolah Alam Ciganjur. Lendo kemudian mengembangkan sekolah alam di Parung, Bogor bernama School of Universe.

Sejak berdiri pada tahun 1998, beberapa daerah, mulai dari Aceh hingga Papua telah mengadopsi konsep sekolah alam. Hingga akhirnya pada Juli 2011 terbentuklah Jaringan Sekolah Alam Nusantara (JSAN). JSAN menjadi wadah sekolah alam se-nusantara dengan sekitar 57 sekolah alam yang bergabung.

Kelebihan Sekolah Alam

Dibandingkan dengan sekolah lainnya, sekolah ini memiliki banyak kelebihan, diantaranya:

Eksplor lebih banyak

Dengan konsep kembali ke alam, anak lebih banyak belajar di ruang terbuka sehingga bisa eksplor lebih banyak dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah.

Belajar dan praktek langsung di lapangan

Anak akan langsung diajak melihat dan mempelajari objek di alam untuk mempraktikkan pengetahuan yang didapat. Sebagai contoh, pelajaran mengenai jenis-jenis tumbuhan. Anak bisa melihat langsung pepohonan yang ada di lingkungan sekolah.

Lebih mandiri dan kritis

Dengan alam sebagai media dan sarana belajar, sekolah ini lebih mengutamakan praktek dibandingkan teori. Anak akan diajak belajar sambil bermain dan diberikan kebebasan untuk berekspresi. Hal ini bisa meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak serta mandiri dan berani menyatakan pendapat.

Menghargai alam

Banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, anak akan diajak melakukan berbagai eksperimen yang bisa melatih kepekaan untuk lebih menghargai serta peduli terhadap alam.

Kekurangan

Seperti hal lainnya, sekolah dengan metode ini juga memilki kekurangan.

Kurikulum ajaran yang tidak umum

Meski merujuk pada kurikulum pendidikan yang berlaku di Indonesia, sekolah ini memiliki penyesuaian dalam kurikulumnya. Misalnya kurikulum yang bertujuan menumbuhkan kepemimpinan, meningkatkan akhlak mulia, dan mengasah logika berpikir.

Terbatasnya pelajaran teknologi

Karena lebih banyak beraktivitas di luar ruang, akses anak terhadap teknologi berkurang, seperti teknologi komputer. Namun, sekolah tetap mendukung pembelajaran teknologi tanpa harus kehilangan kepekaan lingkungan.

Kesulitan fokus untuk anak visual

Bagi anak visual, belajar di alam dengan banyak hal yang bergerak bisa jadi membuat anak sulit fokus. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru atau pengajar untuk memberikan alternatif pembelajaran bagi anak visual.

Lebih susah berkonsentrasi

Dengan belajar di luar ruangan, tentu ada hal-hal yang bisa menjadi gangguan anak untuk berkonsentrasi. Misalnya kendaraan yang lewat atau bertemu murid dari kelas lain. Karenanya, sekolah dituntut untuk menerapkan sistem pembelajaran yang membuat anak bisa tetap fokus.

Nah, itu tadi beberapa kelebihan dan kekurangan sekolah alam. Sebagai orang tua, Anda perlu mempertimbangkan karakter anak sebelum mendaftarkan anak ke sekolah ini. Karena, belum tentu semua anak bisa mengikuti seluruh aktivitas di sekolah dengan konsep alam ini.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

desi3

About the Author: desi3

Seorang 'bibiliophile' yang jatuh cinta dengan Himalaya dan fans berat warna biru. ~ travel to fulfill your soul ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *