Batas Waktu Habis, 7 Guru Besar UIN Malang Ajukan Diri Menjadi Bacarek Periode 2021-2025

KUPASEDU, Malangpost.id – Rabu (31/3) menjadi batas akhir tahapan Pendaftaran dan penyerahan berkas bakal Calon Rektor (Bacarek) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang untuk masa jabatan 2021-2025. Berdasarkan ketentuan awal, tahapan ini ditutup pada pukul 15.30.

“Ini sudah 15.50, sudah lebih 20 menit kita tunggu sudah tidak ada lagi yang hadir untuk menyerahkan berkasnya.” Ujar Dr. H. Badruddin MHI selaku Ketua Panitia Penjaringan (Panjar) Bacarek periode 2021-2025,

Sehingga bakal calon rektor UIN Maliki Malang periode 2021 – 2025 sudah dapat diketahui secara final. Badrudin melanjutkan, secara total terdapat tujuh orang bakal calon rektor UIN Maliki Malang. Dengan pendaftar terakhir berasal dari fakultas sains teknologi UIN Maliki Malang yaitu Prof Dr drh Bayyinatul Muchtaromah Msi.

“Berarti sampai detik ini yang daftar itu tujuh orang calon. Terakhir itu mendaftar Ibu Bayinatul Muchtaromah.” Lanjut Badrudin.

Ketika ditanyakan lebih lanjut, tujuh orang calon tersebut ialah Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag yang juga menjadi petahana, Prof. Dr. Suhartono S.Si M.Kom yang berasal dari Teknik Informatika UIN Maliki Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, MA yang berasal dari fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan, dan tiga guru besar dari fakultas syariah UIN Maliki Malang Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag Prof. Dr. H. Roibin, M.HI dan Prof. Dr. H. Mohamad Nur Yasin, SH., M,Ag, serta pendaftar terakhir yang telah disebutkan sebelumnya.

“Hingga detik-detik penutupan, telah 7 orang mendaftar. 5 orang laki-laki dan 2 orang perempuan,” ucap Badruddin saat ditemui di ruang pendaftaran, lantai 4 gedung Rektorat UIN Maliki Malang.

Terkait calon dari external UIN Maliki Malang, Badrudin menyampaikan jika hingga detik akhir pendaftaran tidak terdapat satupun calon dari lingkungan external UIN Maliki Malang yang menyerahkan berkas sebagai bukti penddaftaran dirinya sebagai bakal calon rektor UIN Maliki periode 2021 -2025. Efefktif pemilihan rektor UIN Maliki Malang hanay diikuti oleh calon dari Internal UIN Maliki Malang.

“Calon dari eksternal UIN Malang tidak ada. Mereka hanya sebatas bertanya, namun belum menyerahkan berkas,” tegasnya.

Setelah ini, tim Panjar Bacarek akan melakukan validasi data pada berkas ketujuh orang bakal calon tersebut. Badrudin menjelakan, hal ini dilakuakn agar memastikan bahwa seluruh berkas yang dilampirkan tersebut memang asli sehingga dapat dipertanggung jawabkan.

“Jadi mulai tanggal 1 sampai 8 akan divalidasi berkasnya. Kita cek ulang, sehingga data yang dikumpulkan betul-betul valid. Kalau misalkan ada kekurangan kita konfirmasi yang bersangkutan untuk memperbaiki atau melengkapi datanya,” jelas Badrudin.

Usai tahap validasi, maka berkas tersebut kemudia akan diserahkan kepada rektor untuk diserahkan kepada senat UIN Maliki Malang. Selama 14 hari, berkas akan berada di senat untuk diberikan penilaian kualitatif. Tak hanya penilaian kualitatif, Badrudin menjelaskan akan ada beberapa kegiatan yang diinisiasi senat salah satunya uji publik dengan menghadirkan panelis.

“Insyaalah senat nanti juga akan melaksanakan uji publik dengan mendatangkan panelis.” Terang Badrudin

Sayangnya, ketika ditanyakan lebih lanjut mengenai kapan uji publik akan dilaksanakan, Badrudin mengaku tidak mengetahui tanggal pastinya karena itu merupakan kewenangan senat. Badrudin hanya menjelaskan jika uji publik tersebut nantinya dilaksanakan dalam jangka waktu 14 hari pasca validasi oleh tim panjar.

Setelah usai seluruhnya, maka penilaian beserta berkas dari senat akan lanjut dikirimkan di Kementerian Agama (Kemenag) guna dikerucutkan menjadi tiga calon rektor. Setelah itu, akan dilanjutkan kepada Menteri Agama guna menetapkan kandidat terbaik yang kemudian akan di putuskan menjadi Rektor UIN Maliki Malang periode 2021-2023 melalui SK Kemenag.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Bryan

About the Author: Bryan Satriya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close