Dua Tim Mahasiswa Teknik Sipil ITN Sabet Juara di ERDC 2021, Begini Konsep Bangunannya

KAMPUS, Malangpost.id – Pada perhelatan Earthquake Resistant Design Competition (ERDC) 2021 di UK Petra Surabaya, dua tim mahasiswa asal Jurusan Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang berhasil sabet Juara 3 dan nominasi ke-empat.

Juara yang berhasil di dapatkan oleh tim EXO yang terdiri dari Fellix Christovel Sambaiang sebagai ketua tim. Bersama dua anggota yakni Nur Yani dan Riska Nanda Sintya Dewi. Mereka berhasil menduduki juara 3 tepatnya di hari Sabtu (22/5)

Sedangkan untuk nominasi keempat diperoleh oleh tim SPECTRA. Tim yang terdiri Rexi Bara selaku ketua tim, serta Yuda Arya Pangestu dan Vandrew Prananda Manginte sebagai anggotanya.

Ketua tim EXO yakni Fellix Christovel Sambaiang mengungkap, timnya menggunakan konsep bangunan SCWB (Strong Column Weak Beam) yang dikombinasikan dengan sistem bracing.

Baca juga : Peringatan Harkitnas 2021, Momentum Untuk Bangkit dan Bersatu

“Kami menggabungkan tiga jenis bracing, yakni inverted V bracing sampai bracing setengah diagonal. Fungsi bracing adalah sebagai pengikat, hingga menjadi penahan gaya horizontal atau lateral dari gempa,” tambahnya, Kamis (27/5)

Penampakan prototipe rangka bangunan tahan gempa Tim EXO

Tantangan Dalam Kompetisi

Tantangan yang ia rasakan selama mengikuti kompetisi, yakni berupa tuntutan untuk merencanakan bangunan tahan gempa. Rancang bangun yang memiliki ketentuan, dengan cara mengurangi pemakaian rangka yang digunakan dalam struktur bangunan.

“Sehingga bangunan yang kita gunakan itu lebih ringan dari bangunan pada umumnya,” ungkap Fellix

Fellix lantas mengapresiasi keberanian anggota tim yang belum pernah mendapatkan kuliah terkait konsep tahan gempa, namun berani mengikuti kompetisi tersebut dan mampu mendapatkan juara 3.

Dirinya mengaku sudah empat kali mengikuti kompetisi tersebut, dan baru berhasil mendapatkan juara pada kompetisi keempat yang dia ikuti di tahun 2021 ini.

“Saya senang sekali karena dari tahun pertama sampai tahun ketiga itu saya berjuang sekali untuk mengikuti lomba ini,” kata Fellix

“Selain perhitungan yang kompleks, juga memerlukan banyak waktu. Jadi harus pintar bagi waktu antara kegiatan akademik dan non akademik,” sambungnya

Dirinya berharap, perjuangan dalam kompetisi serupa bisa dilanjutkan oleh mahasiswa angkatan-angkatan selanjutnya. Hal ini supaya bisa memperoleh juara 1 atau juara 2.

Baca juga : ITN Malang Dapat Mandat Dirjen Vokasi Kemdikbud RI Untuk Dampingi 15 SMK di Jawa Timur

Fellix berharap agar bangunan tahan gempa dari struktur kayu bisa diaplikasikan secara nyata di tengah masyarakat. Mengingat kayu memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan bahan-bahan lainnya.

“Struktur kayu itu bisa menjadi inovasi baru masa depan untuk bangunan tahan gempa. Struktur kayu itu juga mudah untuk dikelola ulang,” bebernya kepada Malangpost.id

Tim SPECTRA Menggunakan Konsep Bracing Konsentrik

Sementara itu, Rexi Bara ketua tim SPECTRA yang berhasil menyabet nominasi 4 di ERDC 2021 mengungkapkan, timnya menggunakan konsep bracing konsentrik.

Foto prototipe rangka bangunan bertingkat tahan gempa Tim SPECTRA

“Ada tiga bracing yang kami gunakan yakni, diagonal brace, cross brace dan inverted V brace,” paparnya

Sama halnya dengan tim EXO, timnya juga menggunakan sistem SCWB. Maksudnya dalam satu gedung struktur kolomnya dibuat lebih kuat dan balok yang lemah. Harapannya agar tahan terhadap gaya lateral berupa gempa.

Teknis ERDC 2021 yang dilaksanakan secara online menjadi tantangan tersendiri bagi timnya, karena adanya kesulitan untuk memahami peraturan dari panitia.

Dirinya lantas berharap agar tim yang berasal dari mahasiswa baru bisa memperbaiki kesalahan di tahun ini, dan bisa mendapatkan juara pada tahun-tahun berikutnya.

“Serta bisa menerapkan ilmu di tengah masyarakat, supaya bisa menciptakan gedung bertingkat yang tahan gempa. Dengan demikian bisa mengurangi korban jiwa ketika terjadi bencana gempa,” pungkas Rexi

Sebagai tambahan, ERDC 2021 atau Kompetisi Desain Tahan Gempa merupakan kompetisi skala nasional tahunan bagian dari kegiatan Petra Civil Expo (PCE) 2021 Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UK Petra.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling suka jalan-jalan; lebih senang baca novel; sering nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance; sedang banyak belajar menulis berita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close