Sekolah Sabilillah Malang Gelar Wisuda bertajuk “Sekolah Sabilillah At Home Graduation”

DIKSAR, Malangpost.id – Di tengah pandemi Covid-19, Sekolah Islam Sabilillah Malang (Sisma) melaksanakan kegiatan pelepasan peserta didik secara luring terbatas dan daring, Sabtu (12/6).

Sesuai tema kegiatan “Sekolah Sabilillah At Home Graduation”, terlihat hanya beberapa peserta yang hadir secara luring. Sedangkan mayoritas siswa mengikuti gelaran wisuda secara daring.

Mereka yang hadir secara luring terpantau melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, yang mana masing-masing peserta maupun pelaksana memakai masker, sarung tangan, hingga Face Shield.

Sekretaris Direktur Lembaga Pendidikan (LPI) Islam Sabilillah Malang, Ali Afandi S.Pd M.Pd, mengungkapkan, dalam pembelajaran tahun akademik 2020/2021 pihaknya telah meluluskan sejumlah 462 siswa.

Peserta wisuda, ikuti prosesi wisuda secara online

Dengan rincian, sebanyak 78 siswa dari Taman Kanak-Kanak (TK), untuk jenjang SD sebanyak 129 siswa, jenjang SMP sejumlah 151 siswa SMP, serta sejumlah 104 siswa dari jenjang SMA.

“Lulus dengan prestasi membanggakan. Lulusan mendapatkan nilai dengan rata-rata sekolah untuk SD 87,17 dengan nilai tertinggi 93,99,” ungkap Ali

“Rerata SMP 85,57 nilai tertinggi 93,78, dan rerata nilai SMA 84,55 dengan nilai tertinggi 93,07,” sambungnya saat menjelaskan laporan akademik

Pencapaian Prestasi Akademik Membanggakan Siswa

Dirinya melanjutkan, ada beberapa siswa yang mendapatkan prestasi akademik membanggakan. Seperti berhasil mendapat juara di bidang sains, baik level nasional maupun level internasional.

Selain itu untuk tingkat SMA ada sejumlah 22 siswa yang sudah diterima Perguruan Tinggi, dengan jalur prestasi SNMPTN.

Lalu terdapat tiga siswa diterima lewat jalur prestasi mandiri. Kemudian terdapat satu siswa berhasil meneruskan di Perguruan Tinggi luar negeri.

“Prestasi ini adalah hasil dari bimbingan, arahan dan kerja keras dari semua guru. Serta motivasi dari para orang tua,” tegasnya

Ali melanjutkan, bahwa pandemi Covid-19 bukan menjadi penghalang untuk pembelajaran. Mengingat Sisma telah menggunakan konsep smart digital learning pada pelaksanaan pembelajaran.

Sementara itu, Prof. Dr. Ibrahim Bafadal, M. Pd, Direktur LPI Sabilillah Malang berharap, semua siswa yang telah lulus dapat mengembangkan kemampuan pada jenjang selanjutnya.

“Ilmu itu bukan terletak pada banyaknya, tapi pada keberkahan. Karena itu saya berpesan kepada lulusan agar bisa meraih keberkahan pada ilmu-ilmu yang sudah didapatkan,” pungkasnya

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling hobi jalan-jalan; lebih senang baca novel; suka nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *