UIN Malang Gelar Pelantikan OMIK dan Seminar Kepemimpinan 2021, Begini Sifat yang Wajib Dimiliki Pemimpin

KAMPUS, Malangpost.id – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menggelar Pelantikan OMIK (Organisasi Mahasiswa Tingkat Kampus) dan Seminar Kepemimpinan 2021.

Acara bertajuk “Tumbuhkan Semangat Kolaborasi Menuju OMIK FITK Profesional” tersebut dilaksanakan secara luring di Aula Microteaching FITK UIN Maliki Malang, dan juga secara daring melalui zoom meeting pada Senin (21/6).

Membuka kegiatan, Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag menyampaikan bahwa seorang pemimpin harus memiliki empat sifat atau karakter.

Baca juga : UIN Maliki Malang Berikan Penghargaan Untuk Fakultas dan Pascasarjana Berprestasi

Pertama siddiq, seorang pemimpin harus jujur dan apa adanya. Alasannya karena seorang pemimpin melakukan transfer berbagai hal.

Dalam artian memindahkan berbagai nilai-nilai positif kepada orang lain atau mereka yang dipimpin. Baik melalui perkataan, atau pun melalui perbuatan dan sebagainya.

Jika seorang pemimpin belum memiliki sifat tersebut, maka peran penting yang wajib dilakukan oleh seorang pemimpin adalah dengan terus melatih kejujuran.

Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abdul Haris saat Membuka Kegiatan

“Latihan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang seharusnya,” tekannya

Sifat selanjutnya yang harus dimiliki seorang pemimpin adalah amanah. Haris menuturkan, amanah adalah sifat untuk bisa dipercaya.

Pemimpin Harus Melakukan Tugas Sungguh- Sungguh

Seorang pemimpin harus melakukan tugas dengan sungguh-sungguh dan tidak memanipulasi tugas yang ada. Artinya bisa memilah dan memilih mana tugas yang penting dan harus didahulukan.

Ia lantas mencontohkan dengan kondisi antara memilih mana yang didahulukan antara keperluan pribadi dan keluarga, atau keperluan lembaga yang dipimpin.

“Ini mesti dipelajari. Harus lebih mendahulukan kewajiban sebagai seorang pemimpin. Kepentingan pribadi atau keluarga selama tidak benar-benar mendesak bisa dijadikan nomor dua dan seterusnya,” ungkap Haris

Selanjutnya seorang pemimpin harus memiliki sifat tabligh, yakni menyampaikan hak dan memfasilitasi orang lain. Jadi tidak boleh sedikit pun menghalangi akses yang sebenarnya juga menjadi hak milik orang lain.

Baca juga : Pembangunan di Targetkan Selesai Bulan Juli, Begini Kurikulum Rumah Tahfiz Al-Quran UIN Malang

“Jangan sampai ada sesuatu yang disimpan bagi diri sendiri, sehingga orang lain tidak bisa mengaksesnya,” jelasnya

Haris meneruskan, sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin selanjutnya adalah fathonah, yakni cerdas. Mengingat seorang pemimpin harus bisa mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.

Tidak disarankan juga bagi untuk memeras keringat orang lain demi kepentingan pribadi.

Dirinya lantas berharap, FITK UIN Malang dapat melahirkan banyak pemimpin yang sesuai dengan kriteria tersebut. Baik pemimpin di dalam negeri maupun di luar negeri.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling hobi jalan-jalan; lebih senang baca novel; suka nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *