Bentuk Si-Sca, Tim Mahasiswa UB Raih Gold Medal dan Special Award di Ajang Internasional

KAMPUS, Malangpost.id – Tim Si-Sca Universitas Brawijaya (UB) berhasil sabet Gold Medal di ajang World Science Environment and Engineering Competition (WSEEC), yang dilaksanakan pada tanggal 17 sampai 20 Juni 2021 kemarin.

Berkat karya yang diangkat, tim bimbingan Ir. Nurussa’adah, M.T. ini juga mendapatkan special award dari MIICA (Malaysia Innovation Invention and Creativity Association).

Diketahui tim Si-Sca terdiri dari lima orang Mahasiswa UB, yakni Rizki Chandra Maulana (Elektro’18), Abdul Mudjib Sulaiman Wahid (Mesin’18), Aiman Muhamad (Elektro’19), Anita Dominique (FK’18), dan Muhammad Farras (FILKOM’19).

Baca juga : Dapat Hibah Luar Negeri, UB Bakal Kembangkan Masyarakat Kaki Gunung Arjuno

Selaku Ketua Tim, Rizki Chandra Maulana menuturkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh tim, serta arahan dari dosen pembimbing.

“Alhamdulillah, tim kami berhasil memperoleh Gold Medal sekaligus Special Award dari MIICA pada ajang WSEEC yang diselenggarakan pada 17-20 Juni 2021,” ujarnya, Kamis (24/6)

Seperti nama tim, karya mereka juga bernama Si-Sca. Merupakan yakni sebuah teknologi yang dapat memonitor fungsi jantung secara kontinu, melakukan deteksi dini henti jantung mendadak (sudden cardiac arrest), dan juga memberikan intervensi berupa pengiriman energi defibrilasi secara tepat waktu untuk menyelamatkan nyawa.

“Ketiga fungsi tersebut saling terhubung dengan smartphone dokter, melalui Internet of Things,” tegas Rizky

Si-Sca Menawarkan Solusi Holistik

Dirinya menambahkan, Si-Sca menawarkan solusi yang holistik, berupa kaos terintegrasi smartphone yang memadukan fungsi monitor jantung.

Gunanya untuk deteksi dini kelainan ritme jantung. Sekaligus memberikan intervensi berupa energi defibrilasi dengan segera manakala terjadi gejala henti jantung mendadak.

“Pada praktiknya, Si-Sca menggunakan teknik Poincare Plot of RR-Interval Difference (PORRID) yang dinilai memiliki akurasi, spesifisitas, dan sensitivitas yang tinggi (>90%) untuk mendeteksi gejala henti jantung mendadak,” tegasnya

Baca juga : Klinik UB Lakukan Vaksinasi Covid-19 Gratis Untuk Publik

Agar mampu menciptakan kenyamanan dan keamanan, bahan yang digunakan pada kaos Si-Sca berupa katun lembut. Sedangkan untuk komponen elektrik, kaos ini dilindungi oleh waterproof case.

Tidak berhenti sampai situ, Si-Sca juga dilengkapi dengan emergency button yang berperan sebagai keamanan bila terjadi kesalahan deteksi.

Ia mengaku, saat ini inovasi tersebut masih dalam tahap prototyping yang didanai oleh Kemendikbud-Ristek dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2021.

Target Kedepan Si-Sca untuk Penderita Jantung Koroner

Mendatang target penerapan Si-Sca adalah untuk penderita jantung koroner. Mengingat jantung koroner menjadi penyebab kematian tertinggi akibat henti jantung mendadak.

Disinggung terkait upaya untuk mendapatkan Gold Medal dalam ajang WSEEC, ia mengaku telah mempresentasikan paper berisi mekanisme kerja dari inovasi yang timnya buat tersebut.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan studi dari berbagai literatur. Tujuannya adalah untuk membandingkan inovasi yang mereka bentuk dengan alat yang sudah ada di pasaran saat ini. Misalnya AEDs (Automated External Defibrillators).

“Si-Sca dapat dibuat dengan estimasi harga yang jauh lebih murah. Selain itu inovasi kami juga terintegrasi dengan database, sehingga dapat memungkinkan telemonitoring oleh dokter penanggung jawab,” tutur Rizky kepada Malangpost.id

Baca juga : Momentum Hardiknas Universitas Brawijaya, Diwarnai Aksi Diam

Dirinya lantas berharap, mendatang Si-Sca dapat berhasil dalam berbagai tahap. Mulai prototyping, pengujian hingga pengembangan.

Supaya aplikasi tersebut dapat diimplementasikan secara langsung  sebagai fasilitas kesehatan untuk para penderita penyakit jantung koroner.

“Kami juga ingin Si-Sca menjadi suatu inovasi pelayanan kesehatan publik yang solutif. Tentunya untuk melakukan telemonitoring bagi penderita penyakit jantung koroner,” pungkasnya

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling suka jalan-jalan; lebih senang baca novel; sering nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance; sedang banyak belajar menulis berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *