Terus Mendulang Prestasi, Mahasiswa UWG Raih Hibah KBMI 2021

KAMPUS, Malangpost.id – Masa pandemi, tidak membuat mahasiswa Universitas Widyagama (UWG) Malang berhenti mendulang prestasi. Hal ini dibuktikan oleh empat tim mahasiswa yang berhasil meraih hibah KBMI (Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia) 2021.

Mereka adalah Renada dan tim dengan judul KBMI: “Jamu Rempah Sehat Raga” di bawah bimbingan Arif Fadillah, ST. MT. Kemudian adalah Ilhamsyah dan tim, KBMI berjudul: “K3S Kopi Kedelai Khas Sumbawa” dibimbing oleh Dr. Istiadi, ST., MT. (Dekan Fakultas Teknik UWG).

Selanjutnya adalah Agus Supriyadi dan tim dengan KBMI berjudul “Pet Shop Mai Si Meong” yang dibimbing oleh Pakar Jalan Raya dari Teknik Sipil UWG yakni Dr. Ir. H. Aji Suraji, MSc., serta KBMI berjudul “Simbok Herbal Drink” yang diketuai oleh Reza Rafi Saputra dengan dosen pembimbing Ari Restu Wardhani, ST.MT.,Ph.D.

Arie Restu Wardhani sebagai salah satu dosen pembimbing mengaku puas dan bersyukur atas diraihnya hibah KBMI oleh mahasiswa bimbingannya. Selain itu ia menuturkan, jika mahasiswa bimbingannya memiliki kemauan kuat untuk berwirausaha.

“Sehingga saya tertarik untuk membimbing,” tekannya

Mahasiswa yang ia bimbing memiliki usaha minuman herbal dan memulai bisnisnya sejak bulan Agustus 2020. Saat pandemi Covid-19, sangat dibutuhkan suatu asupan berkhasiat yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh manusia, sehingga minuman herbal menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

Disinggung masalah strategi, Arie Restu menuturkan bahwa pihaknya melihat panduan terlebih dahulu secara cermat. Kemudian berupaya mengikuti semua persyaratan pada panduan proposal.

Selain itu, dirinya bersama mahasiswa bimbingan setiap hari mengadakan FGD (focus group discussion) untuk perbaikan proposal, melakukan survey lapangan, dan membuat rancangan anggaran.

Pesan Dekan FT UWG : Jangan Takut Mengambil Resiko

Wakil Dekan FT UWG ini lantas berpesan kepada seluruh mahasiswa agar dapat menjadi orang yang tidak takut mengambil risiko, serta selalu proaktif, inovatif dan berpikiran terbuka guna melihat peluang.

“Menjadi seorang entrepreneur, akan menggodok kalian (mahasiswa, red) agar lebih mampu menghadapi segala tantangan di masa yang akan datang. Terutama ketika anda sudah lulus dari perguruan tinggi,” paparnya

Sementara itu salah satu ketua tim Reza Rafi Saputra menjelaskan, pada KBMI tahun 2021 dari 2944 proposal yang terverifikasi, hanya 537 proposal yang lolos pendanaan.

“Alhamdulillah kaget sekaligus senang karena proposal Simbok Herbal Drink lolos dalam pendanaan hibah KBMI. Hibah sangat berguna, serta membuat kami semangat untuk memajukan serta memasarkan produk dan berwirausaha,” tegasnya

Hibah sejumlah 23 juta yang berhasil timnya peroleh, mendatang bakal digunakan untuk membeli alat-alat yang dibutuhkan dalam proses produksi, serta juga digunakan untuk memperbaiki dan mengembangkan inovasi.

Dalam perbaikan inovasi, timnya bakal melakukan perubahan kemasan dan menambah varian produk. Sedangkan dalam pengembangan inovasi, dirinya dan tim akan menyasar berbagai platform pemasaran online seperti Facebook dan Instagram.

Pengembangan Tidak Hanya Berhenti Pada Proses Pemasaran

Pengembangan tidak hanya berhenti pada proses pemasaran, melainkan juga melakukan riset pasar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya saing dalam memanfaatkan peluang pasar saat ini.

“Kami juga mulai mendaftarkan bisnis kami di Lembaga Online Single Submission, dan mendatang kami akan mendaftarkan izin bisnis kami. Baik di BPOM maupun LPPOM,” tandas Rafi

Dirinya melanjutkan, semakin banyak mahasiswa menjadi wirausahawan. Maka akan semakin baik pertumbuhan ekonomi negara. Hal ini karena dapat menambah lapangan kerja baru, mengurangi jumlah pengangguran, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Mulai berbisnis bisa dimulai dimana saja. Salah satunya bisa dimulai di perguruan tinggi. Mengingat perguruan tinggi juga mengajarkan konsep-konsep dasar sebagai wirausahawan.

“Tentunya harus menjadi mahasiswa yang aktif, kreatif dan inovatif. Agar nantinya bisa menjadi lulusan yang mampu menghadapi tantangan dunia kerja,” sambungnya

Dengan didapatkannya hibah KBMI 2021, ia lantas berharap bisnis bisa lebih dikenal dan disukai oleh semua masyarakat terutama kalangan milenial. Sehingga tim diharapkan semakin solid dan memaksimalkan jobdesk masing-masing.

“Sebagai generasi muda sudah seyogianya berkarya dan berkreasi, serta selalu berusaha untuk memecahkan masalah-masalah yang ada di lingkungan sekitar, sehingga bisa lebih bermanfaat. Salah satu diantaranya adalah dengan menjadi entrepreneur,” pungkasnya kepada Malangpost.id

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling suka jalan-jalan; lebih senang baca novel; sering nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance; sedang banyak belajar menulis berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *