Tiga Kali Beruntun, Angka Kelulusan Mahasiswa FK UMM di UKMPPD Lebih dari 90%

KAMPUS, Malangpost.id – Selama tiga periode berturut-turut, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) berhasil antarkan mahasiswanya lulus pada Uji Kompetensi Program Profesi Dokter (UKMPPD) di angka lebih dari 90%.

Berdasarkan data yang diperoleh dari website Panitia Nasional Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (PNUKMPPD), hasil Perolehan terbaru yakni periode Mei tingkat kelulusan UKMPPD FK UMM mencapai 95.9%.

Baca juga : Lima Mahasiswa UMM Rancang Alat Budidaya Lobster

Menurut dr. Yusrin Aulia mentor UKMPPD FK UMM, capaian tersebut tidak lepas dari peran berbagai pihak. Baik dari dosen dan mentor, termasuk juga peran vital dari fakultas dan mahasiswa yang mampu bekerja sama dengan baik.

“Untuk menjaga kualitas lulusan, kami FK UMM menekankan pentingnya mentoring kepada mahasiswa yang akan mengambil ujian UKMPPD,” tambahnya

Yusrin menuturkan, secara teknis giat mentoring terbagi menjadi dua. Pertama melalui kelas besar dan kedua melalui beberapa kelas privat. Tujuannya agar mahasiswa memahami soal-soal ujian yang akan dilangsungkan.

Sementara itu, Dekan FK UMM Dr. dr. Meddy Setiawan, Sp.PD., mengaku pihaknya telah beberapa strategi. Antara lain memperketat seleksi masuk pada awal penerimaan mahasiswa baru.

Evaluasi Keberhasilan Studi Dilakukan

Kemudian mengadakan evaluasi keberhasilan studi di semester empat dan semester tujuh bagi masing-masing mahasiswa. Selain itu, pihaknya juga melakukan pendampingan kepada mahasiswa selama satu semester secara intensif melalui para dosen wali.

Tidak berhenti sampai disitu, pihaknya juga mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti Clinical Comprehensive Refreshment (CCR) sebelum masuk ke profesi dokter, dan sebelum mengikuti UKMPPD mahasiswa juga diwajibkan melaksanakan tes Clinical Integrated Assessment (CIA).

“Pada bidang profesi, kami juga mendidik secara ketat dengan melibatkan dosen pendidik klinis dari RS Pendidikan Utama, RS Haji Surabaya, 6 RS jejaring pendidikan, serta dosen klinis dari FK UMM,” tambah Meddy

Baca juga : Sosialisasi Mahasiswa PMM UMM di SDN Sumberjo 02, Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan

Dirinya berharap, mendatang FK UMM bisa meningkatkan kualitas melalui evaluasi kurikulum sesuai kebutuhan pasar dan visi misi UMM. Hal ini agar tenaga pendidik FK UMM dapat mencetak dan melahirkan dokter amanah yang profesional.

“Kami juga berharap mahasiswa dapat terus meningkatkan pemahaman teori dan skillnya meskipun masih di masa pandemi,” pungkasnya.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling suka jalan-jalan; lebih senang baca novel; sering nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance; sedang banyak belajar menulis berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *