Laksanakan Prokes Ketat, PTM Kota Malang Berjalan Lancar Tanpa Klaster Sekolah

DIKSAR, Malangpost.id – Dari temuan survei internal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), secara nasional tercatat ada 1.303 sekolah menjadi klaster Covid-19.

Dari 1.303 sekolah tersebut, berdasarkan data survei yang dipublikasikan lewat laman https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/kesiapanbelajar/ per Kamis (23/9/2021), diantaranya berasal dari 165 sekolah di Jawa Timur.

Untuk wilayah Kota Malang, yang juga menjadi salah satu wilayah di Provinsi Jawa Timur, diklaim tetap berjalan lancar dan tidak ada penularan Covid-19 klaster sekolah selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Suwarjana, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang mengaku, lancarnya PTM sejak tiga pekan terakhir selama masa PPKM karena penerapan protokol kesehatan secara ketat oleh masing-masing sekolah.

“Prinsipnya semua sekolah SD dan SMP, baik negeri dan swasta sudah menyediakan sarana prasarana,” tegas Suwarjana, Jumat (24/9/2021)

Bersama dengan para kepala sekolah, pihaknya juga menghimbau agar para peserta didik selalu menggunakan masker. Terlebih untuk masker cadangan tak jarang juga sudah disediakan oleh pihak sekolah.

Terkait adanya ribuan klaster sekolah penyebaran Covid-19 secara nasional, Suwarjana menyampaikan, hingga kini belum ada perintah dari Kemendikbud selaku perwakilan pemerintah pusat untuk menghentikan kembali PTM.

“Saat ini belum ada pemberhentian. Saya tidak bisa mengira-ira (keberlangsungan PTM, red), yang jelas sampai sekarang tidak ada kendala masih jalan terus. Toh masyarakat juga mendukung,” tekannya

Sebelumnya, guna mengantisipasi adanya penularan Covid-19 kluster sekolah selama PTM, Sutiaji Wali Kota Malang telah menginstruksikan untuk menyiapkan alat swab antigen bagi seluruh guru dan pelajar di Kota Malang.

“Saya sudah minta penambahan swab antigen untuk seluruh sekolah. Ini menjadi implementasi testing Dinkes, sehingga tidak ada klaster sekolahan,” ungkap Sutiaji, Kamis (23/9/2021).

Meskipun sasaran tes swab antigen diperuntukkan bagi sekitar 45 ribu pelajar Kota Malang, mereka tetap harus mengantongi izin terlebih dahulu dari orang tua. Sedangkan untuk para guru, pelaksanaan tes swab wajib dilaksanakan selama PTM.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling suka jalan-jalan; lebih senang baca novel; sering nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance; sedang banyak belajar menulis berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *