Tim Dosen Sastra Jerman UM Sukses Laksanakan Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran Interkultural Bahasa Jerman-Indonesia bagi Guru Bahasa Jerman di Jawa Timur

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Konten_Netwriter_-2.jpg
This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Konten_Ajakan_Netwriter-3.jpg

KAMPUS, Malangpost.id – Di era perkembangan teknologi saat ini, Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang terus berkembang dengan keberhasilannya melaksanakan pelatihan digitalisasi pembelajaran intercultural Bahasa Jerman – Indonesia yang diikuti oleh guru-guru Bahasa Jerman di Jawa Timur.

Ketua pelaksana kegiatan, Ibu Sri Prameswari Indriwardhani, selaku dosen Bahasa Jerman di Universitas Negeri Malang menjelaskan, pelatihan pembelajaran budaya interkultural Jerman-Indonesia perlu dilakukan agar pembelajaran budaya lebih menarik bagi siswa dan guru juga bisa lebih mengoptimalkan kemampuan media pembelajarannya.

Beliau melihat adanya ketimpangan pembelajaran budaya bahasa asing, khususnya bahasa Jerman. Dimana masih kurangnya muatan budaya yang menekankan pada keterpahaman antar budaya yang berbeda. Selain itu, kebanyakan pendekatan yang dilakukan masih berdasarkan informasi budaya yang berupa fakta dan data.

“Pendekatan yang kami lakukan ini lebih mengintegrasikan pada pengetahuan, nilai, norma, sikap dan tingkah laku serta kebiasaan dari dua budaya yang berbeda”, ujar Ibu Sri Prameswari (22/11)

“Pelatihan ini dilakukan pada tanggal 6 Agustus 2021 dan telah diikuti oleh 9 perwakilan MGMP di 5 Wilayah Jawa Timur yaitu Malang, Surabaya, Sidoarjo dan Besuki Besuki dibawah koordinasi ketua MGMP Jawa Timur, Bapak Lufi Pratama, S.Pd selaku ketua MGMP Provinsi Jawa Timur dan pada tanggal 18 September 2021 di Besuki secara daring”, sambungnya.

iklan-dinas-kominfo

Pengenalan Aplikasi Pembelajaran Menjadi Fokus Kegiatan

Dalam pelatihan ini, aplikasi-aplikasi pembuatan video pembelajaran, seperti PPT, Canva, Tiktok, dan Quizizz dapat digunakan dalam mendigitalkan materi/bahan pembelajaran budaya interkultural. Aplikasi-aplikasi tersebut dipilih karena dapat meningkatkan ketertarikan belajar siswa. Selain itu, guru juga lebih mudah menyampaikan materi secara jelas dan detail.

Kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran Interkultural (Foto: Susmitha/MP.id)
Kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran Interkultural (Foto: Susmitha/MP.id)
Kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran Interkultural (Foto: Susmitha/MP.id)
Kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran Interkultural (Foto: Susmitha/MP.id)
Kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran Interkultural (Foto: Susmitha/MP.id)

Dari hasil pelatihan tersebut, guru-guru bahasa Jerman berhasil membuat video pembelajaran budaya interkultural  bahasa Jerman – Indonesia untuk kelas X- XII dengan tema Perkenalan, Kehidupan Sekolah, Keluarga, Makan dan Minuman, dan Waktu Senggang.

Akses Link Pelatihan Digitalisasi Pembelajaran Interkultural

Beberapa link yang dapat diakses untuk pelatihan digitalisasi pembelajaran interkultural dengan klik list link berikut:

Dari rangkaian kegiatan pelatihan ini, respon yang diberikan peserta sangat baik. Mereka berpendapat bahwa hal ini sangat bermanfaat karena produk tersebut membantu guru untuk menjelaskan materi secara berbeda dan lebih menarik.

Tidak menutup kemungkinan, mendatang produk akan diujicobakan dan disebarluaskan kepada para anggota MGMP di Provinsi Jawa Timur.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Susmitha

About the Author: Susmitha Nurzaini

Someone who interrest and eager to learn more about jurnalistic, public, and communication. Stay safe and stay healthy all! Cheers!^^

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *