7 Film Joko Anwar Ini Bersaing di Kancah Internasional, Lho!

Anda penggemar film horor dan juga film-film karya Joko Anwar? Tahukah Anda, 7 film Joko Anwar ini bersaing di kancah internasional?

CINEMANIA, malangpost.id – Tentunya, Anda tidak asing lagi dengan nama sutradara Joko Anwar, bukan? Sutradara ini telah menghasilkan film-film dengan plot cerita yang menarik dan sinematografi yang ciamik. Tidak heran, banyak penggemar Joko Anwar yang selalu menantikan film-film hasil karyanya.

Semua film-film Joko Anwar patut ditonton dan selalu berhasil mendapatkan pujian. Bahkan, berhasil bersaing di kancah perfilman internasional, seperti Gundala yang berhasil masuk Toronto International Film Festival (TIFF) 2019.

Baca juga: Siapa Tak Kenal Joko Anwar? Sutradara Sekaligus Produser Film Ekstrim Ini Akan Rilis Film Baru di 2021

Nah, berikut 7 film Joko Anwar yang mengangkat namanya ke dunia perfilman internasional.

1. Perempuan Tanah Jahanam (Impetigore), 2019

film joko anwar

Karya sutradara yang satu ini dirilis pada 2019 lalu. Menawarkan cerita yang akan membuat penasaran, Joko Anwar menggandeng Tara Basro sebagai pemeran utamanya. Tak ketinggalan, artis Ario Bayu, Christine Hakim, Marissa Anita, dan Asmara Abigail.

Dalam film ini dikisahkan Maya (Tara Basro) dan Dini (Marissa Anita) yang pulang ke kampung halaman Maya. Namun, kepulangan mereka membuat banyak keanehan dan teror yang menimpa keduanya. Tidak hanya sukses meraih jutaan penonton, film ini pun telah diputar di berbagai festival film internasional. Dengan titel Impetigore untuk judul internasional, film ini masuk ke Rotterdam Film Festival, Sundance Film Festival, dan Goteborg Film Festival.

2. Gundala

film joko anwar

Film Gundala terinspirasi dari karakter pahlawan super Indonesia tahun 1969. Dalam satu pekan penayangan di bioskop domestik, film ini mampu menembus angka satu juga penonton. Bahkan, Gundala menyabet penghargaan Pengarah Sinematografi Terbaik, Penata Suara, dan Penata Efek Visual Terbaik dari 9 nominasi dalam ajang Festival Film Indonesia 2019.

Tidak itu saja, Gundala juga ditayangkan di Festival Film Toronto 2019 pada kategori Midnight Madness bersama-sama dengan film bergengsi lainnya, Joker, The Cave, The Capote Tapes, hingga Citizen K. Tambahan lagi, Gundala berhasil menembus masuk ke Paris International Fantastic Film Festival (PIFFF) 2019.

3. Pengabdi Setan (2017)

Menjadi salah satu film horor terbaik, Pengabdi Setan menjadi film yang paling banyak ditonton pada tahun 2017. Ada 4,2 juta penonton yang menikmati keseruan film yang disutradarai Joko Anwar ini.

Tidak itu saja, film ini juga menyabet beberapa penghargaan internasional, diantaranya dalam Festival Film Horor Popcorn Frights di Florida untuk kategori Film Terseram. Selain itu, film dengan judul internasional Satan’s Slave ini meraih penghargaan Film Terbaik di Overlook Film Festival di Los Angeles.

4. A Copy of Mind (2014)

film joko anwar

Setelah vakum beberapa lama memproduksi film dengan bumbu romantis, Joko Anwar merilis A Copy of Mind yang diperankan oleh Tara Basro sebagai Sari dan Chico Jericho yang memerankan tokoh Alex. Sutradara ini juga memasukkan Ario Bayu dalam film romance drama ini.

Dengan cerita yang sederhana dan realistis, film ini menceritakan tentang kisah percintaan antara Sari dan Alex. Namun, film ini memiliki latar belakang politik yang cukup kuat. Meskipun tidak terlalu sukses di tanah air, namun film ini mampu menembus seleksi Venice Film Festival 2015 di Italia dan Toronto International Film Festival (TIFF).

5. Modus Anomali (2012)

Dalam film Modus Anomali, Joko Anwar merupakan sutradara sekaligus penulis film dengan genre thriller ini. Di Modus Anomali, semua karakter dalam film ini tidak memiliki nama sama sekali. Tentu saja, membuat film ini unik dan memberikan kesan yang lebih membekas.

Film ini bercerita tentang seorang pria yang diperankan oleh Rio Dewanto yang pergi berlibur di hutan bersama istri dan kedua anaknya. Artis lain yang turut berperan di film ini adalah Marsha Timothy, Surya Saputra, Izzi Isman, Hannah Al Rasyid, dan Aridh Tritama. Dengan nama untuk pasar internasional ‘Ritual’, film ini mendapatkan penghargaan di ajang Network of Asian Fantastic Film (NAFF) di Korea Selatan.

6. Pintu Terlarang (2009)

Di tahun 2009, Joko Anwar merilis film Pintu Terlarang yang diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Sekar Ayu Asmara. Film ini dibintangi oleh beberapa artis papan atas, diantaranya Marsha Timothy, Fachri Albar, Ario Bayu, Tio Pakusadewo, Otto Djauhari, dan Henidar Amroe.

Pintu Terlarang menceritakan kehidupan seorang pematung sukses yang kehidupannya berubah 180 derajat. Meskipun dianggap kurang sukses, film ini berhasil mendapat penghargaan Puchon International Fantasitic Film Festival.

7. Kala

film joko anwar

Kala merupakan film kedua Joko Anwar setelah Janji Joni (2005) yang berhasil menuai kesuksesan besar. Melalui film ini, Joko Anwar dinobatkan sebagai salah satu sutradara tercerdas di Asia oleh Sight & Sound, majalah terkemuka dari Inggris. Film ini juga berhasil memenangkan Jury Prize di New York Asian Film Festival. Bahkan, film karya Joko Anwar ini disandingkan dengan karya Kiyoshi Kurosawa dan Alex Proyas.

Film ini bercerita tentang tentang sebuah negara dalam keadaan kacau balau akibat korupsi, bencana alam, dan keadilan jalanan. Karakter dalam Kala diperankan oleh Fachri Albar, Ario Bayu, Sujiwo Tejo, dan Arswendi Nasution.

Itu tadi 7 film-film terbaik karya sutradara sekaligus penulis film Joko Anwar yang berhasil menembus kancah perfilman internasional. Jadi, yang mana film favorit Anda? (ds3)

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

desi3

About the Author: desi3

Seorang 'bibiliophile' yang jatuh cinta dengan Himalaya dan fans berat warna biru.~ travel to fulfill your soul ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close