91 Warga Limapuluh Kota Tersesat Di Hutan Agam.

AGAM, malangpost.id- Sebanyak 91 warga Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat dilaporkan tersesat di hutan Kabupaten Agam, Minggu (4/10).

Warga yang berjumlah 91 orang itu sebelumnya berangkat dari Limapuluh Kota, pada Sabtu (3/10) pagi.

Mereka terbagi menjadi 2 rombongan. Rombongan pertama berjumlah 14 orang yang dikomandoi Wali Nagari atau Kepala Desa Suayan, Limapuluh Kota, Mis Farizon. Rombongan pertama ini melintasi hutan perbatasan Limapuluh Kota-Agam untuk mencari sumber air.

Sedangkan rombongan kedua yang terdiri dari 77 orang bertujuan mencari objek wisata dikawasann perbatasan Suayan-Kamang.

“Mereka ada dua rombongan dengan tujuan berbeda. Namun, keduanya sama-sama tersesat di hutan perbatasan,” jelas Lutfi.

Hingga kini, dari 91 orang yang tersesat, baru 14 orang yang ditemukan dalam kondisi selamat.

“Ada 91 warga yang dilaporkan tersesat. Baru 14 orang yang ditemukan selamat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, M Lutfi AR dikutip dari Kompas.com.

Berdasarkan data BPBD Agam, ke-14 warga yang telah berhasil ditemukan adalah :

Mis farizon (Wali Nagari Suayan)
Ulul azmi (Kepala Jorong Sabar)
Riswandi
Asril
Nasri
Zulfikar
Uco
Desrizal
Arman
Jirin
Jontardi
Baktul (Jorong Suaian Tinggi)
Ris (Jorong Suayan Randah)
Gusdakamri

Saat ini Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap rombongan kedua yang berjumlah 77 orang. SAR Gabungan yang ikut turun mencari adalah BPBD Kabupaten Agam, Camat Kamang Magek, Nagari Suayan Kabupaten Lima Puluh Kota, Ketiga Jorong di Nagari Suayan, TNI, Polri, Koordinator Pos SAR Lima Puluh Kota, dan masyarakat.

“Ada empat tim yang diturunkan, dimana satu tim berjumlah 15-20 orang,” kata Lutfi.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Calya

About the Author: Calya Putri

Pecinta musik dan pastinya juga suka menyanyi. Penulis yang memiliki bintang Sagitarius ini juga menykai K-Pop dan hobi wisata alam terutama pantai. Dunia fashion juga digelutinanya sejak kecil tebukti dari beberapa prestasi yang sering diraih dalam peragaan busana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close