Cara Mewaspadai Banjir Tahunan di Musim Hujan Ini

Musim hujan?. So what?.

TIPS, malangpost.id – Banjir telah mencapai pada tahap akan memuncak di akhir tahun ini. Apakah akan menjadi momok tersendiri untuk Indonesia?. Iya, apalagi jika ini terjadi setiap tahun. Maka, kita menjadi biasa, sehingga orang Indonesia pasti mempunyai cara tersendiri dalam mencegah banjir agar tidak datang.

Banjir sendiri terdiri daribanjir musiman, banjir 5 tahunan, sampai banjir kiriman. Ada-ada saja yah. Pastinya kita kebanyakan dapat banjir yang musiman alias mau akhir tahun, sekitaran September-Desember. Istilah banjir tidak ada habis-habisnya, pastinya tentang banjir air.

Untuk menambah wawasan, berikut ini akan dijelaskan tentang cara mewaspadai banjir tahunan di musim hujan ini, diantaranya:

1. Buanglah Sampah Pada Tempatnya

Nah, ini pasti familiar yah di telinga anda sampai dijadikan slogan, spamduk-spanduk, dan banner tentang kebersihan ini. Hal ini adalah langkah pertama yang perlu anda lakukan dan bisa dilakukan kapan pun, dimanapun. Selain itu juga mudah dilakukan.

Jangan menjadi tipikal orang yang tidak bertanggung jawab, habis pakai buang begitu saja. Anda tahu sendiri kan, kalau hal tersebut juga menyebabkan banjir. Jadi jangan dilakukan yah, karena hal tersebut adalah bodoh.

2. Buatlah Saluran Air Bawah Tanah

Banjir juga berkaitan dengan pembuangan air. Akan bermasalah jika air datang tetapi tidak mempunyai tempat saluran air untuk menampungnya. Sehingga meluaplah air tersebut dan jadinya banjir. Sehingga perlulah membuat saluran tambahan jika hal tersebut perlu dilakukan untuk penanggulangan.

Saluran air yang dibuat jangan dihubungkan dengan sungai mati maupun sungai yang buntu. Tetapi, terhubung ke sungai yang langsung ke laut. Contoh di Jepang, dibuat saluran air seperti terowongan di bawah tanah dan dihubungkan langsung ke lautan.

3. Dirikanlah Bangunan atau Konstruksi Pencegah Banjir

Ini perlu dilakukan guna meminimalisir terjadinya banjir. Salah satu contoh bangunan tersebut adalah bendungan atau waduk. Dengan adanya waduk, dapat menampung kubik air yang banyak sebelum dialirkan ke laut. Jadi dengan begitu, air tidak sampai mengalir ke pemukiman penduduk.

4. Bersihkan dan Rawatlah Fasilitas Penyaluran Air

Pastinya agar awet dan berfungsi secara maksimal, maka anda harus membersihkan dan merawat saluran air tersebut. Selain itu juga bangunan-bangunan lain yang memang untuk menampung air hujan. Saat kotor pasti terhambat alirannya, sehingga lakukan di atas tadi.

5. Tanamlah Pohon Berbatang Besar di Sekitar Rumah

Pohon memang bisa menyerap air dengan baik, dari jaman dulu hingga sekarang. Itu adalah proses penanganan secara alami. Pohon yang baik ditanam untuk pencegahan ini adalah pohon yang berbatang besar. Dengan batang yang besar, pasti memiliki akar yang kuat. Selain itu, juga banyak menyerap airnya (kapasitasnya).

6. Ciptakanlah Kawasan Terbuka Hijau (Green Open Space)

Green Open Space merupakan kawasan yang ditujukan atau dibuat untuk penanaman pohon di wilayah perkotaan. Hal tersebut digunakan sebagai pengganti hutan. Kota-kota apalagi metropolitan jarang ditemukan kawasan hijau. Sehingga hal tersebut perlu dilakukan.

Itulah penjelasan tentang 6 cara mewaspadai banjir tahunan di musim hujan ini. Perlu amda ketahui, bahwa semua penanganan dimulai dari diri anda sendiri bukan orang lain. Jadi, hasilnya juga tergantung pada anda dan kerjasama yang lainnya.

Dengan pola sehat dan bersih dalam sehari-hari maka kehidupan anda baik dan lingkungannya. Tidak ada pernan penting selain manusia, yang sadar akan tanggung jawabnya setelah menorehkan karyanya di muka bumi ini. Good luck dan tetap semangat.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

yuliartiselli

About the Author: yuliartiselli

Cewek dengan bintang Taurus ini suka berpetualang dan menjelajahi dunia maupun Indonesia, apapun itu. Berpetualang mencari jati diri dan jadi diri sendiri. Suka explore sendiri. Dan untuk dunia kepenulisan, dia sudah menggeluti selama 1 tahun lebih sebagai content writer di berbagai proyek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close