Jokowi Dinilai Lemah Menangani Permasalahan Covid-19

TRENDING, malangpost.id- Menyebar di Indonesia sejak Maret 2020 lalu, corona sudah menjangkit hingga 900 ribu lebih orang yang ada di Indonesia. Human Rights Watch (HRW) mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai lemah dalam mengatasi pandemi. Sikap meremehkan yang dilakukan pemerintahan pada awal masa persebaran corona menjadikan Indonesia ‘kedor’ dalam melakukan antisipasi yang tepat.

Melansir dari CNN Indonesia, Penilaian itu bertolok pada buruknya angka rata-rata testing dan tracing deteksi virus corona hingga minimnya transparansi penanganan. Lebih lanjut, pemerintah Indonesia disebut lamban dan tidak cakap dalam menangani pandemi Covid-19.

Dalam laporannya “World Report 2021” organisasi hak asasi manusia tersebut menyoroti, Indonesia di bawah komando Presiden Joko Widodo justru fokus pada regulasi terkait ketenagakerjaan yang merugikan hak pekerja dan merusak lingkungan.

Tidak fokus dan ditambah dengan isu politik nasional membuat keputusan-keputusan yang diberikan oleh Jokowi selaku kepala pemerintahan tidak pro dengan penanganan covid-19. Berlakunya aturan ketenagakerjaan yang baru menjadi contoh bahwa pemerintah masih mementingkan aspek ekonomi yang saat ini dihajar habis-habisan oleh pandemi. Padahal aturan baru tersebut juga mengakibatkan hilangnya hak para pekerja dan sama sekali tidak mendukung aspek sosial dan lingkungan.

Padahal, wabah virus corona sendiri telah menewaskan setidaknya 17 ribu warga Indonesia dan membuat sekitar 2,6 juta orang kehilangan lapangan pekerjaan. Secara jelas Direktur bagian Asia HRW, Brad Adams mengatakan Jokowi tidak pernah menjadikan penanganan pandemi Covid-19 sebagai prioritas utama dan lebih fokus mengesahkan undang-undang yang merugikan pekerja dan lingkungan. Menurut dia, menciptakan lapangan kerja dan rencana pemulihan ekonomi merupakan tujuan penting Jokowi di tengah pandemi Covid-19.

Pemberian kemudahan dalam hal bisnis memang diperlukan saat ini, terlebih adanya tumpang tindih aturan yang sangat menyulitkan pelaku usaha untuk berkembang. Tetapi prioritas saat ini tidak melulu tentang ekonomi. Pandemi menjadi musuh utama saat ini. Berbagai kejadian terus melanda negeri ini ketika pandemi berlangsung. Masalah utama harus dituntaskan, bukan masalah tambahan yang diakibatkan dari masalah utama. Pandemi mengakibatkan berbagai sektor terus tergerus.

Menurut Adams belum terlambat bagi Jokowi untuk mengambil langkah berani memprioritaskan kesehatan masyarakat, memulihkan perlindungan tenaga kerja, dan lingkungan dan kebebasan berekspresi. Tahun-tahun terakhir masa jabatannya akan menentukan warisannya.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

abirafdi

About the Author: abirafdi

Menjadi seorang penulis tidak hanya membutuhkan kemampuan dan pengetahuan saja. Passion juga dapat membantu saya untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close