Penuh Haru, Hari Ini Jerinx SID Akhirnya Resmi Bebas Murni Dari Lapas Tanpa Syarat

TRENDING, Malangpost.id – Pemain drum Superman Is Dead Jerinx SID alias I Gede Ary Astina akhirnya menghirup udara bebas, dan telah terjadwal bebas murni dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Bali (8/6).

Dikutip dari berita CNN Indonesia, Kalapas Kerobokan Fikri Jaya Soebin mengatakan “Sesuai dengan regulasi yang ada, dia bebas murni pada tanggal 8 Juni 2021. Bebas murni, tidak ada remisi, tidak ada asimilasi,” ucapnya, Selasa (8/6).

Diketahui Jerinx itu telah mengunggah foto pertamanya usai keluar dari jeruji besi bersama sang istri, Nora Alexandra. Keduanya tampak berada di dalam sebuah mobil.

Unggahan itu dibuat sekitar pukul 09.20 WITA atau beberapa saat usai bebas dari bui. Dia tak banyak memberi keterangan dalam foto yang diunggah itu. Hanya menuliskan tanda berlian dalam kolom keterangan foto dan dibawahnya Jerinx menandai akun instagram pribadi Nora yakni @ncdpapl.

Satu jam usai mengunggah foto tersebut, kolom komentar riuh mengucapkan selamat datang kembali kepada Jerinx yang baru bebas dari penjara.

Di sisi lain, Fikri menegaskan, pihak lapas tidak pernah memberikan keistimewaan kepada Jerinx selama di tahanan. Personel band Superman is Dead (SID) itu mendapat fasilitas yang sama dengan tahanan lainnya.

“Tidak ada (pelayanan khusus), kita lakukan sama seperti yang lain. Dia juga dapat bergaul, dia juga dapat melaksanakan program-program yang ada di lapas,” pungkas Fikri.

Diketahui sebelumnya Jerinx ditahan setelah menyebut IDI sebagai kacung dari WHO, sehingga mewajibkan ibu yang akan melahirkan melakukan tes Covid-19.

Personel grup band Superman is Dead (SID) itu mulanya divonis 14 bulan penjara atas kasus tersebut. Lalu pihaknya melakukan banding, dan Pengadilan Tinggi mengurangi masa hukumannya menjadi 10 bulan penjara dan membayar denda Rp 10 juta subsider satu bulan.

Karena telah membayar denda, Jerinx tak perlu mendekam sampai 8 Juli di Lapas.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *