Epidemiolog Tak Yakin PPKM Bisa Dilonggarkan dalam Kondisi Sekarang

TRENDING, malangpost.id- Kasus yang terus menerus meningkat dan tidak ada tanda-tanda kunjung menurun memberikan sebuah tanda bahwa pandemi di Indonesia masih dalam keadaan genting. Hal ini dikarenakan beberapa hal, seperti kebijakan pemerintah yang dianggap tidak tegas dan terkesan setengah-setengah serta masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Kondisi tersebut yang menyebabkan permasalahan pandemi di Indonesia menjadi sorotan dunia karena telah dianggap sebagai pusat episentrum pandemi dunia. Epidemiolog Universitas Jenderal Soedirman, dr Yudhi Wibowo mengatakan, PPKM bisa saja dilonggarkan dengan catatan pemerintah bisa menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan (prokes).

Yudhi mengatakan bahwa penindakan tegas bagi para pelanggar prokes dapat membuat perekonomian berjalan. Pemerintah harus terus tingkatkan 3T dan akselerasi vaksin nasional. Meski demikian, berdasarkan data yang dimilikinya, saat ini Indonesia belum bisa melakukan pelonggaran kegiatan masyarakat. Menurutnya, relaksasi PPKM baru bisa dilakukan bila temukan kasus positif di bawah 10 ribu kasus per hari.

Secara data, belum ada penurunan kasus dan kematian yang signifikan sehingga PPKM tidak boleh diremehkan. Yang terpenting adalah implementasi kebijakan yang konsisten dan tegas. Ini penyebab masalah kenapa dengan berbagai kebijakan, hasilnya tetap belum efektif. Namun, jika memang opsi relaksasi PPKM akhirnya dipilih, selain memberikan tindakan tegas, pemerintah tetap membantu masyarakat bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

Hal ini jelas bertolak belakang dengan keinginan Jokowi yang akan merelaksasi aturan PPKM Darurat pada 26 Juli 2021. Keputusan itu akan diambil jika terjadi tren penurunan kasus Covid-19 di Indonesia. Jokowi memastikan bahwa pemerintah terus memantau dan mengawasi jalannya PPKM selama ini serta mendengar suara-suara masyarakat terdampak dari PPKM.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

abirafdi

About the Author: abirafdi

Menjadi seorang penulis tidak hanya membutuhkan kemampuan dan pengetahuan saja. Passion juga dapat membantu saya untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *