PP GM FKPPI Silaturahmi dan Bagi Tiga Ribu Masker BNPB ke Dua Ponpes Karismatik di Probolinggo

TRENDING, Malangpost.id – Pengurus Pusat GM FKPPI melakukan kunjungan bakti sosial di dua Pondok Pesantren karismatik di Probolinggo. Mereka melakukan bakti sosial memberikan donasi dan membagikan 3 ribu masker BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) di Pondok Pesantren Genggong Pajarakan dan Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo.

Menurut Ketua Umum GM FKPPI, Dwi Rianta Soerbakti, MBA, mengunjungi kedua ponpes karismatik dan memiliki santri yang cukup besar yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia itu sebagai salah satu tujuan safari GM FKPPI yang melakukan berbagai kegiatan di Jawa Timur sebagai rangkaian HUT ke-43 GM FKPPI.

“Sebelumnya kami bersama Kopassus melakukan kegiatan memberikan bantuan sembako dan tanam pohon untuk 22 desa di tiga kecamatan di Probolinggo. Selanjutnya kami ingin bersilaturahmi di dua pondok pesantren besar ini. Selain untuk memperkenalkan wadah dan aktivitas GM FKPPI, juga sebagai bentuk kepedulian kami kepada para santri yang berada di garda terdepan dalam menjaga akhlak bangsa,” kata Dwi Rianta Soerbakti.

Dilanjutkan pria pengusaha autobus Lorena Grup ini, GM FKPPI sebagai wadah organisasi putra dan putri TNI Polri untuk membangun sinergi dengan pesantren, sekaligus sebagai salah satu elemen kepemudaan, dan santri. Juga bagian penting dari unsur pemuda, maka Pengurus Pusat GM FKPPI datang untuk memberikan soialisasi protokol kesehatan, sekaligus menyambut proses belajar mengajar dengan tatap muka yang telah berproses dimulai, GM FKPPI membagikan tiga ribu lebih masker untuk kedua pesantren tersebut.

Ribuan Masker Dibagikan Kepada Para Santri

Dalam silaturahmi di Ponses, Ketua Umum GM FKPPI didampingi Waketum II GM FKPPI, Herlissa Dessy Silalalahi, Sekjen GM FKPPI Ary Garyanida, beserta Pengurus Daerah, dan Pengurus Cabang kawasan Tapal Kuda. Saat di Ponpes Genggong Pajarakan, pengurus pusat GM FKPPI diterima langsung oleh pengelola Ponpes Dr Muhammad Haris, Mkes atau akrab dipanggil Gus Haris Genggong. Sebanyak dua ribu masker BNPB di serahkan untuk keperluan protokol kesehatan para santri yang menempuh pendidikan.

Gus Haris tampak sangat antusias dan familier, saat menyambut kedatangan rombongan GM FKPPI. Rombongan GM FKPPI juga didampingi CEO Times Indonesia, Khairul Anwar. Mereka berdiskusi dengan bagaimana menyelamatkan generasi sekarang dari ancaman penyalahgunaan teknologi informasi yang mengancam persatuan dan kesatuan NKRI.

“Jaman medsos ini sangat berat, kita harus banyak istiqomah. Persoalannya, bahwa santri kita selama mondok tidak boleh memegang HP, tapi begitu keluar pondok boleh memegang HP menjadi kalab. Maka, harus ada edukasi yang efektif yang bisa memberikan pemahaman kepada para santri,” papar Gus Haris.

Ditegaskan Gus Haris, pihaknya bangga dengan GM FKPPI, sebagai wadah anak kandung TNI Polri wajib berkontribusi untuk mempertahankan NKRI dari berbagai ancaman dan rintangan.

“ Sekarang ini bukan lagi perang dengan pakai senjata, tapi perang pakai tulisan. Dulu orang banyak bilang hati-hati dengan lidahmu, kini hati-hati dengan jarimu. Kami bangga dengan GM FKPPI yang punya satu visi untuk merah putih,” lugasnya.

Sementara kunjungan di Ponpes Nurul Jadid yang dipimpin kiai karismatik K.H. Mohammad Hasan Mutawakkil ‘Alallah, S.H., M.M, rombongan GM FKPPI diterima langsung oleh Kepala Klinik Pesantren, Khalid. Pesantren khas ini juga mendapatkan bantuan masker BNPB sebanyak seribu masker serta donasi dari GM FKPPI. 

“Terima kasih kepada GM FKPPI atas paket 1.000 masker ini. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk santri, agar terus bisa menerapkan kebiasaan baru,” pungkasnya. (Sap)

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling suka jalan-jalan; lebih senang baca novel; sering nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance; sedang banyak belajar menulis berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *