5 Cabang Olahraga Atletik Untuk Buah Hati Anda

OLAHRAGA, malangpost.id –Untuk membantu tumbuh kembang anak, orang tua bisa mengenalkan olahraga kepada si kecil sejak dini. Selain di rumah, anak juga bisa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga di sekolah, seperti klub futsal dan basket. Selain itu, si kecil juga bisa mengikuti cabang olahraga atletik untuk anak.

Ada beberapa jenis dalam olahraga atletik yang bisa anak ikuti, diantaranya jalan cepat, lompat, dan lari. Atletik menjadi cabang olahraga yang memiliki puluhan nomor pertandingan dalam laga olahraga internasional.

Ada berbagai jenis kegiatan dalam cabang olaharaga atletik, diantaranya lari cepat, lompat tinggi, lempar peluru, dan lainnya. Sebagai orang tua, Anda bisa mengarahkan anak untuk mengikuti eksul atletik.

Olahraga ini juga bermanfaat bagi si kecil, diantaranya meningkatkan daya tahan, kelenturan, kordinasi, kecepatan, dan kemampuan motorik.

Lalu, apa saja cabang olahraga atletik untuk anak yang bisa diikuti? Cek beberapa di antaranya di sini.

1. Jalan cepat

Jalan cepat adalah olahraga atletik yang masuk ke dalam cabang jalan. Ada peraturan tersendiri yang harus diikuti dalam pertandingan. Anak bisa mengikuti ekskul jalan cepat yang sekilas tampak seperti sedang berlari-lari kecil.

2.  Lari

Cabang olahraga atletik untuk anak yang berikutnya adalah lari. Cabang olahraga atletik ini sendiri terdiri dari tiga macam, yaitu:

  • Lari jarak pendek (jarak 100 meter, 200 meter, dan 400 meter)
  • Lari jarak menengah (jarak 800 meter dan 1.500 meter)
  • Lari jarak jauh (maraton – mulai dari 3km hingga 42 km yang biasa disebut ultra maraton)

Lari jarak pendek merupakan nomor favorit dalam cabang olahraga atletik.

3. Lompat jauh

Lompat jauh adalah cabang olahraga atletik yang dibagi dalam 2 jenis lompatan, yaitu horizontal dan vertikal. Olahraga atletik nomor jarak jauh memerlukan teknik khusus, seperti jarak titik berat badan saat fase melayang.

4. Lompat tinggi

Nomor lompat tinggi termasuk olahraga atletik yang masuk dalam kategori lompatan vertikal. Pada lompat tinggi, orang yang melakukannya perlu memindahkan badan setinggi mungkin tanpa bantuan alat.

5. Lompat galah

Nomor ini masuk dalam kategori lompatan vertikal dan memerlukan galah atau tiang panjang sebagai tumpuan saat meloncat.

Selain fokus dengan kegiatan belajar dan mengajar, sekolah juga menyediakan ekstrakurikuler untuk mengasah kemampuan anak di bidang non-medis. Anda bisa mengenalkan cabang olahraga atletik untuk anak pada si kecil dan membiarkannya ikut ekskul atletik di sekolah.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

desi3

About the Author: desi3

Seorang 'bibiliophile' yang jatuh cinta dengan Himalaya dan fans berat warna biru. ~ travel to fulfill your soul ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *