Apa itu Olahraga Balap Motor? dan Bagaimana Tekniknya?

GENERAL, Malangpost.id – Olahraga balap motor merupakan olahraga yang mengandalkan kecepatan berkendara para pembalapnya. Adu teknik akan sering ditemui saat balapan motor berlangsung. Tak lupa performa motor juga menjadi faktor penting untuk memenangkan balapan.

Saat ini olahraga balap motor semakin populer. Sebut saja motogp, ajang balap motor paling bergengsi di dunia. Pada ajang tersebut disuguhkan adegan salip-menyalip antar pembalap. Kelincahan paran pembalap sangat di uji di lintasan. Namun untuk dragster, kunci kemenangan ada pada keseimbangan karena pembalap memacu motor dengan kecepatan penuh di lintasan lurus.

Baca juga : Ini Alasan Sepak Bola Menjadi Olahraga Terpopuler di Dunia

Ada beberapa teknik yang digunakan dalam balap motor. Teknik mengendara perlu dikuasai agar pembalap dapat membalap dengan cepat dan tentunya menjaga keselamatan. Berikut ini beberapa teknik membalap yang digunakan pembalap motor.

Akselerasi

Mengakselerasikan motor tidak semudah yang dibayangkan. Misalnya akselerasi dari posisi start. Ketika motor dibuka gas dengan penuh maka potensi roda depan akan mengangkat. Jika hal tersebut tidak dikontrol, motor tidak akan berakselerasi dengan cepat, bahkan jika tidak seimbang bisa menyebabkan terjatuh.

Putaran mesin juga harus dijaga ketika start. Jika putaran mesin tidak stabil dapat menyebabkan mesin mati. Dengan menjaga putaran mesin, motor dapat berakselerasi dengan maksimal.

Baca juga : 5 Cabang Olahraga Atletik Untuk Buah Hati Anda

Posisi tubuh juga penting saat motor sedang berakselerasi. Memposisikan berat tubuh ke depan berguna untuk mengimbangi tenaga motor saat akselerasi agar roda depan motor tidak terangkat. Selain itu untuk menjaga keseimbangan karena saat motor dipacu penuh, tekanan ke belakang semakin besar.

Tidak hanya saat posisi start, akselerasi setelah keluar tikungan juga harus diperhatikan. Ketika keluar dari tikungan motor harus stabil, jika tidak maka motor akan kehilangan kendali.

Pengereman

Saat akan melibas tikungan, kecepatan motor haruslah dikurangi. Pengereman yang dilakukan harus sesuai dengan tikungan yang akan ditaklukan. Tikungan tajam perlu pengereman yang lebih keras dan sigap. Sedangkan untuk tikungan yang tidak terlalu tajam dapat mengerem lebih halus.

Untuk dapat mengerem dengan stabil, ban belakang harus menempel pada aspal. Ketika mengerem dengan keras, kemungkinan ban belakang akan terangkat. Jadi untuk kekuatan pengereman harus disesuakan dengan kondisi tikungan. Hal tersebut membuat pengereman menjadi efisien.

Menikung

Balapan di sirkuit membutuhkan kesigapan yang tinggi saat menikung. Agar dapat melalui belokan dengan cepat, kecepatan menikung juga harus cepat. Apalagi ketika tikungan yang dihadapi dekat dengan tikungan lainnya.

Baca juga : Ini Teknik Dasar Olahraga Memanah. Apa Saja Yah?

Motor dengan kapasitas mesin lebih besar membutuhkan lebih banyak usaha untuk menikung. Bahkan pada gelaran motogp, pembalap dapat menikung dengan kemiringan hingga 50 derajat. Hal tersebut dilakukan agar motor dapat menikung dengan kecepatan tinggi.

Bukaan gas juga sangat mempengaruhi proses menikung. Ketika bukaan gas terlalu kecil, kecepatan motor saat menikung tidak maksimal. Sedangkan jika bukaan gas terlalu besar maka resiko sliding menjadi tinggi hingga pembalap dapat terjatuh. Maka dari itu pembalap harus menguasai teknik balapan agar dapat lebih kompetitif dan aman.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Muhammad

About the Author: Muhammad Hafizh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *