5 Tips agar Pukulan Smash Lebih Kuat saat Bermain Bulutangkis

BULUTANGKIS, Malangpost.id – Bulutangkis merupakan salah satu olahraga yang populer di Asia, terutama di Asia Tenggara. Banyak atlet-atlet bulutangkis handal yang berasal dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Para atlet tersebut mampu menguasai semua teknik-teknik bulutangkis yang dapat disaksikan di pertandingan-pertandingan bulutangkis dunia. Baik teknik bertahan maupun menyerang selalu dipertontonkan pada pertandingan tersebut.

Mungkin dari beberapa teknik pukulan bulutangkis, smash menjadi salah satu yang paling diingat. Pukulan smash memiliki peluang besar untuk meghasilkan poin karena mampu melesatkan shuttlecock dengan sangat cepat.

Melakukan smash akan sangat sulit bagi pebulutangkis pemula. Untuk itu perlu melatih tubuh agar mampu melakukan smash dengan baik. Berikut ini 5 tips agar pukulan smash lebih kuat saat bermain bulutangkis:

1. Hindari otot terlalu tegang

Otot yang terlalu tegang terkadang membuat pergerakan tubuh menjadi kaku dan menghambat untuk melakukan smash. Untuk melakukan smash yang kuat, otot harus dalam keadaan siap mengeluarkan energi yang cukup untuk smash. Jika otot terkaku tegang, pukulan smash menjadi tidak maksimal karena telah kehabisan tenaga untuk menegangkan otot.

2. Manfaatkan pergelangan tangan

Memanfaatkan pergelangan tangan diperlukan agar pukulan smash menjadi lebih keras. Jika mengandalkan pundak dan lengan atas maka momentum pukulan tidak akan secepat ketika menggunakan pergelangan tangan. Lalu penggunaan pergelangan tangan ini dapat membuat arah pukulan lebih menukik.

3. Ayunan lengan tidak boleh berlebihan

Pukulan smash yang cepat lebih mengandalkan pergelangan tangan ketimbang gerakan dari pundak dan lengan. Namun tetap tenaga dari lengan dan pundak sedikit digunakan untuk mengayunkan raket sebelum memukul shuttlecock. Ayunan lengan ini dibatasi dan jangan sampai menghabiskan tenaga untuk mengayunkan lengan.

4. Latihan adu cepat shuttlecock

Eksekusi smash yang baik membutuhkan kecepatan dan kelincahan agar smash akurat penempatannya. Saat akan melakukan smash perlu memprediksi jalur terbang shuttlecock dengan baik. Kemudian berlari ke arah shuttlecok akan jatuh dan bersiap melakukan smash. Dengan ini bisa mengambil ancang-ancang untuk memukul shuttlecock dengan lebih kuat.

5. Kombinasikan dengan melompat

Untuk memperkuat smash dapat dilakukan dengan memadukan teknik melompat. Ketika berlari ke arah shuttlecock, dapat diperhatian lebih ke gerakan langkah. Kemudian melompat dengan posisi kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang, kemudian putar secara horizontal ke kiri ketika sedang di udara. Dengan melakukan hal tersebut, secara tidak langsung tenaga untuk memukul juga akan bertambah.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Muhammad

About the Author: Muhammad Hafizh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *