Lezatnya Jasuke Mozarella di Malang

KULINER, malangpost.id, Malang- Jagung susu dan keju atau yang populer dengan nama ‘Jasuke’ kini memiliki varian baru yang berbeda dari Jasuke pada umumnya. Yakni berupa toping keju mozarella yang meleleh di antara biji jagung Jasuke. Varian baru tersebut dihadirkan oleh Domui yang memiliki outlet di Matos.

“Beda sama Jasuke pada umumnya yang pakai keju biasa, kalau Domui menambahkan keju Mozarella tapi juga  tetep dikasih keju Cheddar,” kata salah seorang penyaji Jasuke Domui, Lilis Fauziyah.

Domui sendiri disebut masih membuka satu outlet yakni di Matos, yang baru sekitar satu bulan menghadirkan menunya bagi konsumen Kota Malang. Sebelumnya Domui juga sempat memberlakukan promo buy 1 get 1 bagi para konsumennya. “Kemarin sempat promo buy 1 get 1, animonya cukup lumayan. Kebanyakan memang dari kalangan pelajar dan mahasiswa,” lanjut dia.

Untuk penyajiannya, Domui mengemasnya pada kemasan cup dengan dua jenis ukuran yakni reguler dan Large. Kedua ukuran tersebut bisa memilih opsi, dengan menambahkan keju Mozarella atau cukup dengan keju Cheddar saja. “Jadi ada dua jenis yang kita sajikan yaitu Buttercorn Cheese dan Buttercorn Mozarella. Kalau Buttercorn Cheese harganya mulai dari Rp 14 ribu, kalau Buttercorn Mozarella harganya mulai dari Rp 20 ribu,” sebutnya.

Kemudian juga masih ada varian toping lain yang bisa ditambahkan pada kedua varian Domui Jasuke Tersebut. Yakni mulai dari Oreo, Green Tea, Choco, sampai dengan Regal Mari. Untuk mendapatkan promo tersebut, konsumen hanya perlu menambah biaya Rp. 7 ribu per topingnya.

“Toping kita lumayan lengkap, tapi dari Jasuke ori kita sendiri juga sudah enak. Karena perpaduan antara jagung manis khusus, butter, mentega, susu, dan keju yang kemudian di oven,” pungkasnya.(asa/lim)

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

yuliartiselli

About the Author: yuliartiselli

Cewek dengan bintang Taurus ini suka berpetualang dan menjelajahi dunia maupun Indonesia, apapun itu. Berpetualang mencari jati diri dan jadi diri sendiri. Suka explore sendiri. Dan untuk dunia kepenulisan, dia sudah menggeluti selama 1 tahun lebih sebagai content writer di berbagai proyek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *