Karier di Masa Pandemi : Freelance dan Suka Dukanya

BINTANG, malangpost.id – Karier di Masa Pandemi : Freelance dan Suka Dukanya – Freelancer menjadi pekerjaan yang cukup menarik di era sekarang. Pekerjaan ini tidak terikat waktu dan jam kerja. Para pekerja lepas ini memiliki kebebasan dalam mengerjakan pekerjaan mereka. Namun, di sisi lain juga terdapat hal yang kurang menyenangkan dari pekerjaan ini. Misalnya saja tentang gaji yang tidak tetap. 

Tapi tenang, karier di era pandemi seperti ini sangat potensial untuk memanfaatkan kerja lepas. Bahkan, pekerjaan ini dijadikan peralihan sebagai dampak dari pandemi. Nah, apa saja suka duka menjadi seorang freelancer di masa pandemi? 

Alasan Freelance Banyak Diminati 

Kalau Anda ditanya, kira-kira apa alasan para freelancer memilih pekerjaan ini? Memiliki waktu luang dan tidak terikat menjadi kunci pertama. Selain itu, pekerjaan lepas ini dipilih sebagai ladang penghasilan tambahan bagi mereka yang bekerja full time. Adapun bagi mereka yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan, freelance ini dapat dijadikan pekerjaan utama dengan menekuninya secara serius. 

Kelebihan Karier di Masa Pandemi sebagai Freelancer 

Banyak orang yang tertarik dengan pekerjaan ini. Jika Anda merupakan salah satunya, Anda bisa mengenal keuntungan yang akan Anda dapatkan. Ibaratnya, sederetan hal menyenangkan berikut ini bisa Anda dapat selama menjadi freelancer. Apa saja? Berikut informasinya. 

Bebas Bekerja di Mana Saja 

Menjadi seorang pekerja lepas artinya melakukan pekerjaan secara lebih bebas dan tidak terikat. Baik dalam hal tempat maupun waktu, seorang freelancer diberikan kebebasan menjalankan pekerjaan. Namun, pekerjaan ini tetap harus selesai sesuai deadline. 

Keuntungannya Anda dapat memilih tempat paling nyaman untuk melakoni pekerjaan ini. Misalnya Anda menyenangi bekerja dengan bertempat di cofee shop dengan alunan musik. Yang terpenting, Anda bisa menentukan tempat mana yang membuat Anda fokus dan rileks dalam bekerja. 

Waktu Kerja Lebih Fleksibel 

Artinya, seorang freelancer bebas melakukan pekerjaan kapanpun. Dengan catatan, ia tidak melewati batas waktu yang ditentukan. Biasanya pekerjaan seperti ini diukur dengan kapasitas seorang freelancer tersebut. 

Jika harus mengerjakan proyek lebih banyak, otomatis waktu yang dibutuhkan juga cukup padat. Namun, di tengah kerja tersebut, Anda masih memiliki waktu luang yang cukup banyak jika dibandingkan dengan pekerja tetap. 

Bisa Bekerja di Banyak Agensi 

Hal menyenangkan lainnya yang dirasakan oleh freelancer adalah ia dapat bekerja di banyak agensi atau perusahaan. Misalnya seorang penulis konten bisa mengambil pekerjaan pada dua atau tiga website.  

Sama halnya dengan web desainer yang biasanya bekerja untuk beberapa perusahaan. Hal ini menjadikan para freelancer memiliki penghasilan yang bisa saja lebih besar dibandingkan pekerja tetap. Kondisi ini tidak menjadi masalah asalkan Anda tidak merasa terbebani dalam bekerja. 

Membuat CV Lebih Menarik 

Sebagai orang yang pernah bekerja sebagai freelancer, kesempatan ini dapat dijadikan untuk membuat CV lebih menarik. Apalagi jika bekerja untuk beberapa perusahaan sekaligus. Dengan bekal ini, CV untuk melamar pekerjaan bisa lebih dilirik oleh agensi. 

Biasanya para freelancer memiliki beberapa lahan garapan. Hal ini membuat CV mereka terisi penuh dan terkesan berpengalaman. Nah, ini menjadi PR agar sebagai freelancer, Anda juga bekerja secara maksimal. 

Kekurangan Menjadi Freelancer 

Selain keuntungan menjadi freelancer, pekerjaan ini juga memiliki kekurangan. Terkadang mereka merasa lesu karena tidak adanya pekerjaan yang masuk. Nah, untuk lebih jelasnya, inilah deretan kekurangan yang Anda harus siap terima ketika memilih menjadi freelancer. 

Belum Tentu Mendapat Pekerjaan 

Seorang freelancer bisa saja mengalami kondisi yang cukup buruk ini. Di mana kondisi tersebut dalam satu bulan tidak ada pekerjaan yang masuk. Hal ini disebabkan oleh karena sifat pekerjaan yang tidak terikat. Dengan kata lain, sewaktu-waktu perusahaan boleh saja berhenti memanfaatkan jasa freelancer tersebut.  

Tentu hal ini menjadi masalah bagi si freelancer. Untuk itu, jika berniat menjadi freelancer, pandai-pandailah dalam mencari klien. 

Penghasilan Tidak Menentu 

Inilah risiko ketika menjadi seorang freelancer. Meskipun kadang memiliki penghasilan yang lebih besar daripada pekerja tetap, tetapi bisa jadi tidak ada penghasilan sama sekali. Hal ini disebabkan oleh karena pekerjaan yang tidak terikat. 

Bisa jadi dalam satu hari atau satu minggu, freelancer tidak mendapat pekerjaan. Intinya menjadi seorang freelancer harus siap dengan kondisi yang bisa saja terjadi seperti ini. 

Bisa Saja Ditipu 

Kemungkinan terburuk adalah freelancer kena tipu oleh pekerja yang tidak bertanggung jawab. Ketika hasil pekerjaan telah diserahkan, ternyata pemberi kerja enggan membayar kerja keras kita. 

Tidak setiap pemberi kerja merupakan orang yang jujur. Oleh karena itu, saat akan mengambil pekerjaan lepas, kenali terlebih dahulu si pemberi kerja. Namun, Anda tidak perlu khawatir, melalui situs penyedia lowongan freelance, segala pekerjaan dan si pekerja sudah terjamin dapat dipercaya. 

Setiap pekerjaan tentu memiliki sisi baik dan sisi risikonya. Sama halnya dengan karier di masa pandemi menjadi seorang freelancer. Tinggal bagaimana Anda dalam menyikapi kondisi yang nanti hadir. Berpikirlah secara logis dan jadilah freelancer yang berkualitas.  

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Ira

About the Author: Ira Gusmiarti

Content writer yang menyukai belajar hal baru. Saat ini mulai membagikan insight menarik melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close