Inilah Beberapa Komunitas Peduli AIDS di Indonesia

AIDS memang mematikan.

KOMUNITAS, malangpost.id – Banyak komunitas yang muncul di Indonesia, mengingat permasalahan mulai muncul dan semakin kompleks dalam beberapa hal. Kemudian tidak tertinggal juga dan tidak menutup kemungkinan banyak orang baik yang membawa perubahan ke arah baik.

Terpenting ada wadah yang bisa disalurkan untuk ide-ide maupun kepedulian mereka. Inisiatif sangat perlu dalam memulai suatu usaha maupun membangun suatu hal. Salah satu yang sekarang hits adalah komunitas. Dengan komunitas secara langsung dan tidak langsung membantu pemerintah.

Selain itu, juga membantu masyarakat secara langsung maupun menumbuhkan kepedulian untuk gotong royong maupun kerjasama dengan pihak pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang ada.

Salah satu permasalahan yang mulai muncul lama di Indonesia, adalah adanya HIV/AIDS. Sehingga sampai sekarang masih ada saja yang berinisiatif untuk membentuk maupun membangun komunitas yang fokus akan hal tersebut. Baik dari pemerintah maupun masyarakat sendiri.

Untuk tahu lebih lanjutnya, yuk cek komunitas peduli AIDS di Indonesia apa saja:

1. Forum LSM Peduli AIDS

Adanya forum ini berada di Jakarta Selatan, DKI Jakarta tepatnya di kota Administrasi. Sudah merintis selama 3 tahun, forum ini memang merupakan perkumpulan LSM peduli AIDS yang mana bergerak dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, TB, NAPZA, dan Hepatitis.

Forum ini berperan sebagai organisasi advokasi dan penguat organisasi masyarakat sipil. Fokus otomatis berada di kesehatan maupun kepemimpinan dan organisasi. Lokasi tepat forum LSM ini adalah di Jalan Kebon Baru IV, Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan. Telepon yang bisa dihubungi di 087883631998.

2. KPAD Purbalingga Membentuk 48 Komunitas Warga Peduli AIDS

Warga Peduli AIDS atau yang kita kenal dengan WPA dibuat oleh KPAD Purbalingga untuk disebar di beberapa wilayah kecamatan. Alasannya agar masyarakat semakin peduli akan permasalahan ini (dalam pencegahan AIDS). Terbilang sudah meluas kasus ini di masyarakat.

KPAD Purbalingga Jawa Tengah memberikan target pada tahun 2018 sudah dibentuk 48 komunitas WPA. Penyebaran komunitas ini difokuskan di wilayah yang banyak ditemukan kasus HIV/AIDS. Secara rincian, disebar di 11 desa Kec.Padamara 19 desa Kec. Kemagkon, dan 18 desa Kec Kaligindang.

3. Pemkot Yogyakarta Membentuk Komunitas Warga Peduli HIV/ AIDS

Berdasarkan data yang ada dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Kota Yogyakarta sampai Juni 2013 terdapat 618 kasus HIV/AIDS yang terdiri atas 412 kasus HIV dan 206 kasus AIDS.rata-rata terjadi peningkatan 15 persen setiap tahun. Sebagian besar yang terkena adalah anak muda.

Untuk menekan hal tersebut, Pemkot Yogyakarta membentuk komunitas Warga Peduli AIDS (WPA) khusus daerah Yogyakarta. Komunitas ini dibentuk di setiap kelurahan dengan melibatkan beberapa elemen, seperti warga pastinya, PKK, Karang Taruna, Tokoh Agama, LPMK, dan elemen warga lainnya.

4. Dinkes Kabupaten Malang Memberdayakan Komunitas Peduli AIDS

Dinkes, singkatan dari Dinas Kesehatan melakukan kerjasama dengan komunitas-komunitas peduli tentang pencegahan terhadap penyebaran HIV/AIDS dan hal ini berada di wilayah Kabupaten Malang. Dengan melakukan upaya melalui sosialisasi diharapkan warga bisa paham akan penyakit ini.

AIDS bisa berawal dari penyalahgunaan Narkoba. Perlu diingat itu. Sehingga pihak Dinkes Kabupaten Malang terus melakukan kerjasama dengan organisasi maupun komunitas yang berkecimpung akan hal tersebut, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Warga Peduli AIDS (WPA).

Nah, itulah 4 komunitas yang bisa anda ketahui tentang peduli AIDS di Indonesia. Apapun yang terjadi tetap jaga dirimu dan sayangi dirimu sendiri. Semoga bermanfaat.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

yuliartiselli

About the Author: yuliartiselli

Cewek dengan bintang Taurus ini suka berpetualang dan menjelajahi dunia maupun Indonesia, apapun itu. Berpetualang mencari jati diri dan jadi diri sendiri. Suka explore sendiri. Dan untuk dunia kepenulisan, dia sudah menggeluti selama 1 tahun lebih sebagai content writer di berbagai proyek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *