Ingin Usaha Tanpa Modal? Jadi Broker Percetakan Aja!

WIRABISNIS, malangpost.id – Ingin memulai berbisnis percetakan tanpa modal? Anda bisa lho berbisnis percetakan dengan menjadi broker percetakan tanpa mengeluarkan uang sama sekali.

Dengan kemajuan dan perkembangan teknologi sekarang ini, tidak membuat bisnis percetakan hilang ditelan arus globalisasi. Justru sebaliknya, kemajuan teknologi menjadi pendorong perubahan. Para pebisnis percetakan ikut beradaptasi dengan perubahan, diantaranya mengedepankan dunia digital marketing dengan membuat website atau e-commerce.

Bisnis percetakan yang awalnya hanya cetak biasa sekarang mengalami kemajuan luar biasa. Beberapa bisnis percetakan kini menggunakan teknologi modern. Bahkan bisnis percetakan sudah bisa dilakukan secara online.

Hal ini tentu saja bisa menjadi peluang bagi Anda yang ingin berbisnis percetakan. Lalu, bagaimana dengan modal? Bukankah usaha percetakan membutuhkan biaya besar? Nah ternyata, bisa lho memulai bisnis percetakan tanpa modal!

Baca juga: Selama Pandemi, Bisnis Jasa Sewa Mainan Anak Menjamur, Ini Dia Keunikannya!

Mau tahu bagaimana caranya? Simak informasinya berikut ini.

Broker percetakan tanpa perlu mesin cetak

Jangan berkecil hati jika ingin memulai bisnis percetakan tapi tidak memiliki modal. Dengan menjadi broker atau reseller percetakan, Anda bisa menjadi perantara antara pelanggan yang membutuhkan jasa cetak dengan vendor atau supplier percetakan. Selain itu, Anda tidak memerlukan kantor atau toko. Bahkan, tidak wajib memiliki kemampuan software desain grafis. Hm..menarik yah?

Tentukan lingkup jenis percetakan

Sebelum memutuskan untuk menjadi broker atau reseller percetakan, Anda perlu mengetahui jenis-jenis percetakan. Ada banyak macamnya lho! Ada percetakan khusus melayani kop surat, undangan, nota, spanduk, cetak brosur, dan lainnya. Selain itu ada juga sablon, offset printing, atau digital printing yang khusus melayani percetakan media dengan ukuran besar seperti banner.

Nah, setelah mengetahui jenis-jenisnya, Anda bisa menentukan jenis percetakan apa yang ingin dipilih. Sangat disarankan untuk memilih sesuai dengan minat untuk mengurangi resiko gagal cetak atau keluhan dari pelanggan.

Kenali supplier percetakan

Sebagai broker percetakan, tentu saja Anda memerlukan kerjasama dari vendor atau supplier percetakan. Carilah beberapa vendor percetakan yang dekat dengan tempat tinggal Anda. Kemudian bandingkan kualitas dan harga dari semua supplier. Satu yang perlu diingat, jangan mudah tergiur harga murah yah! Jangan memilih harga termurah jika kualitasnya tidak bagus.

Sebagai broker percetakan, pelajari proses percetakan

Meskipun hanya berstatus sebagai broker atau reseller, Anda tetap perlu mempelajari bagaimana proses pengerjaan di percetakan. Anda akan dituntut untuk bisa memberikan masukan mengenai material, desain, serta solusi percetakan kepada pelanggan. Karenanya, penting memiliki wawasan dan pengetahuan tentang dunia percetakan. Hal ini berguna untuk meyakinkan pelanggan Anda.

Pelajari dan hitung biaya produksi

Salah satu keuntungan menjadi broker percetakan, Anda bisa melakukannya sebagai usaha sambilan. Untuk memulai, Anda perlu mempelajari tentang biaya produksi. Masing-masing percetakan memiliki harga yang berbeda-beda. Karenanya, Anda perlu melakukan survei untuk membandingkan harga antara satu percetakan dengan percetakan lainnya.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan harga produksi cetak lebih murah dan memperoleh keuntungan lebih besar. Hal ini juga untuk menghindari salah perhitungan yang membuat Anda harus menombok kekurangan biaya.

Nah, itulah beberapa informasi seputar dunia broker percetakan. Selain murah, bisnis ini terbilang mudah dijalankan. Tentu saja, diperlukan kerja keras dan ketekunan agar bisnis bisa sukses. Jadi, jangan ragu untuk memulai, yah! (ds3)

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

desi3

About the Author: desi3

Seorang 'bibiliophile' yang jatuh cinta dengan Himalaya dan fans berat warna biru.~ travel to fulfill your soul ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close