Di Bawah Naungan Lembaga Aksi Cepat Tanggap, MRI Banyak Membantu Korban-Korban Bencana Alam

KOMUNITAS, malangpost.id – Kepedulian sosial seiring berjalannya waktu kerap meningkat. Apalagi di masa pandemi ini, banyak orang di luar sana yang membutuhkan uluran dana kita. Salah satu lembaga yang banyak berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan adalah Aksi Cepat Tanggap dan MRI (Masyarakat Relawan Indonesia).

Mengenal Aksi Cepat Tanggap 

act dan mri sebagai lembaga sosial

Lembaga yang dibentuk pada 2005 ini merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan. Aksi Cepat Tanggap atau yang biasa disingkat ACT menggembangkan aktivitasnya. Misalnya kegiatan tanggap bencana hingga program pemulihan pascabencana. 

Selain itu, ACT juga berkontribusi dalam pemberdayaan dan pengembangan masyarakat. Ada juga program yang bergerak di bidang keagamaan, seperti zakat, wakaf, dan penyelenggaraan qurban. 

Dalam kegiatannya, ACT tidak mandiri, melainkan dibantu oleh para relawan serta donasi dari publik. Ada juga perusahaan publik yang memberi donasi kemudian ACT wajib melaporkan keuangan setiap bulannya kepada lembaga tersebut. 

Sebelum masuk skala global, dalam negeri ACT mampu berkontribusi kepada seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui pembentukan jaringan relawan melalui wadah MRI atau Masyarakat Relawan Indonesia. 

Sementara itu, dalam skala global, ACT sudah berkontribusi dengan berbagai negara. Banyak kolaborasi aksi yang dilakukan dengan tujuan kemanusiaan. Melalui kerja sama-kerja sama tersebut, ACT telah membentuk jaringan global sehingga mampu terjun langsung dalam membantu korban bencana alam di berbagai negara. 

MRI sebagai bagian dari Aksi Cepat Tanggap 

Seperti yang disebutkan pada bagian sebelumnya, ACT dalam lingkup nasional membentuk wadah Masyarakat Relawan Indonesia. Lembaga yang disingkat MRI ini juga telah melakukan banyak aksi untuk membantu korban-korban bencana alam. 

Nah bagi Anda yang belum mengenal MRI, penjelasan berikut akan sangat berguna. Apalagi untuk Anda yang tertarik dengan dunia sosial, menjadi relawan MRI bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Dikutip dari laman resminya, MRI merupakan sebuah organisasi masa independen, universal dan bebas melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk membela kepentingan dan hak-hak masyarakat. Lembaga ini berorientasi pada pembangunan masyarakat sipil yang kuat. MRI menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam upaya membangun harmoni kehidupan masyarakat dan mengokohkan kebersamaan. 

Sesuai namanya, MRI beranggotakan relawan yang berkomitmen untuk berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif, khususnya pada lingkungan sosialnya. Sebagai relawan, orang-orang yang tergabung dalam MRI bersifat kesukarelaan. Artinya tidak ada paksaan.  

Namun, visi MRI yang bergerak di bidang sosial merupakan konsekuensi logis sebagai manusia kita wajib membantu orang lain. Sejalan dengan visi ini, MRI menitikberatkan kegiatannya pada hal-hal sebagai berikut. 

Pelatihan Kerelawanan sebagai Program MRI

Pelatihan kerelawanan adalah kegiatan yang bertujuan untuk mencetak relawan agar memahami prinsip dan jati diri seorang relawan. Selain itu, dalam kegiatan ini diharapkan juga mampu mengasah ketrampilan relawan dan menambah wawasan.  

Bisa disebut kegiatan ini merupakan kegiatan dasar yang dalam jangka panjang akan membentuk jiwa relawan agar siap berkontribusi dalam bidang kemanusiaan.adapun rangkaian kegiatan pelatihan relawan ini antara lain sebagai berikut. 

  • Orientasi Kerelawanan 
  • Managerial & Leadership Training 
  • Pelatihan Pengelolaan Program Kemanusiaan 
  • Pelatihan Jurnalistik Kemanusiaan 
  • Paket Pelatihan Total Disaster Management (Penanganan bencana terpadu mulai dari mitigasi, emergency hingga recovery) mulai level basic hingga advance dilakukan secara bertahap. 
  • Pembekalan berjenjang dalam “Universitas Kerelawanan”, dll 

Pemberdayaan Relawan 

Setelah melewati tahap pelatihan, para relawan akan digiring untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu pemberdayaan relawan. Pada kegiatan ini, relawan diberikan kesempatan untuk terjun langsung dan terlibat aktif dalam menangani bencana alam dan bencana kemanusiaan lainnya. 

Selain itu, relawan juga diberi akses untuk terlibat dalam program pendampingan masyarakat. Misalnya dengan model kegiatan bakti kerja relawan atau kuliah kerja relawan, relawan pendamping masyarakat, dan mobile volunteer. Masing-masing memiliki sistem program yang berbeda. 

MRI Mengembangkan Jejaring Nasional dan Global 

Agar dapat mewujudkan visinya secara luas, MRI harus mampu merambah ke skala nasional hingga global. Lembaga di bawah naungan ACT ini memiliki program pengembangan jejaring nasional dan global. Tentu saja, Masyarakat Relawan Indonesia ingin dapat berperan lebih reguler, akseleratif, dan mampu membuat perubahan yang besar dan cepat. 

Dalam pelaksanaan program ini, MRI berlandaskan atas prinsip dan spirit kemandirian. Sebab, hal tersebut merupakan karakter murni seorang relawan.  

Dua lembaga kemanusiaan tersebut sangat berpengaruh besar membantu penanggulangan bencana. Baik sosialisasi pencegahan maupun pascabencana, lembaga sosial tersebut siap tanggap. Ada juga pemberdayaan masyarakat yang mendukung visi utama mereka. 

Kalau Anda apakah senang menjadi relawan? Saatnya berkontribusi membantu sesama melalui lembaga yang sudah memiliki jaringan luas, hingga skala global lho! 

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Ira

About the Author: Ira Gusmiarti

Content writer yang menyukai belajar hal baru. Saat ini mulai membagikan insight menarik melalui tulisan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *