Ini Penjelasan Antara Rapid Tes, Swab, dan PCR!

Apa saja perbedaan antara Rapid Tes Antigen, Rapid Tes Antibodi, Tes Swab, dan PCR?.

KESEHATAN, malangpost.id – Ada beberapa pemeriksaan dalam mengetahui kesehatan anda dalam artian anda terkena Covid atau tidak. Ada tiga tes yang sesuai dengan fungsinya, dan setiap tes memiliki keakuratan masing-masing. Semakin mahal dan spesifik tesnya, maka keakuratannya semakin banyak.

Masih banyak yang belum tahu tentang Rapid Tes Antigen, Rapid Tes Antibodi, Swab, maupun PCR. Jadi, ada tiga tes yang bisa anda coba tergantung kebutuhan. Makanya agar tidak salah menggunakan simak penjelasan di bawah ini.

1. Rapid Tes

Rapid tes dilakukan pada pemeriksaan awal atau bisa dibilang sebagai skrining Covid-19. Hasil rapid sesuai namanya bisa diketahui secara langsung. Dalam artian dalam waktu yang cepat. Biasanya hanya beberapa menit atau paling lama sekitar 1 jam  untuk menunggu hasil pemeriksaan keluar.

Saat ini, terdapat 2 jenis tes Rapid, diantaranya adalah Rapid Tes Antigen dan Rapid Tes Antibodi. Rapid Tes digunakan untuk tahu keberadaan virus Corona. Untuk mengetahui lebih lanjut anda perlu tahu apa itu antigen dan antibodi.

Antigen adalah suatu zat seperti racun, kuman, maupun virus yang dapat masuk ke dalam tubuh. Sebagian antigen dapat dikatakan berbahaya sehingga bisa memicu kekebalan dalam tubuh (antibodi). Reaksi tersebut merupakan bentuk pertahanan diri dalam mencegah terjadinya penyakit.

Virus Masuk ke dalam?

Virus ini akan masuk ke dalam tubuh dan terdeteksi sebagai antigen. Antigen ini juga bisa dideteksi melalui pemeriksaan Rapid Tes. Rapid Tes Antigen dengan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan. Hal tersebut melalui proses Swab.

Keakuratan hasil sekitar paling lambat 5 hari setelah muncul gejala Covid-19. Setelah antigen terdeteksi oleh sistem imun, maka sistem imun akan memproduksi antibodi.

Antibodi digunakan untuk memusnahkan virus (antigen) tersebut. Keberadaan antibodi pastinya untuk memusnahkan virus Corona melalui Rapid Tes Antibodi nantinya. Jenis rapid tes ini merupakan rapid tes paling awal muncul.

Untuk tingkat akurasi dipastikan rendah dalam mendetekdi keberadaan virus Corona. Sehingga Rapid Tes Antibodi dianggap tidak layak digunakan dalam metode pemeriksaan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19.

2. Tes Swab dan PCR

Di wilayah Indonesia, hanya menggunakan Rapid Tes Antibodi. Untuk Rapid Tes Antigen masih belum dilakukan. Sehingga metode pemeriksaan paling aman dan akurat adalah Swab PCR. Swab Antigen merupakan uji Covid-19 dengan mengambil sampel lendir di pangkal hidung dan tenggorokan.

Sampel nanti pada akhirnya diambil dengan melakukan Swab Tes atau Tes Usap sehingga mirip dengan metode pemeriksaan PCR. Swab Antigen bertujuan untuk mencari protein di permukaan virus. Untuk PCR lebih mencari materi genetik pada virus tersebut.

Untuk tes Polymerase Chain Reaction (PCR) lebih ke mekanisme membaca kode genetik pada sampel untuk mengetahui keberadaan virus. Tes ini merujuk pada RT-PCR. Tes PCR dilakukan dengan Swab yang mana seperti penjelasan sebelumnya.

Apa Itu CDC?

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) nanti akan menganggap bahwa tes PCR sebagai gold standard uji Covid-19. Tes ini menggunakan sampel RNA dari Covid-19 yang disalin balik untuk membentuk pasangan DNA. Salinan diperbanyak hingga terbentuk banyak rantai DNA.

Biasanya perlu waktu 6 jam sampai dua hari. Tes ini memberikan hasil yang paling akurat mengingat proses dan waktu yang dibutuhkan cukup lama daripada tes yang lain. Tes ini juga hanya bisa dilakukan olah tenaga medis yang sudah terlatih maupun berpengalaman.

Tes ini menggunakan teknologi dan berbagai reagen. Jadi, masih bingung tentang istilah dan penjelasan dari Rapid Tes Antigen, rapid Tes Antibodi, Tes Swab, maupun Tes PCR?. Semoga tidak dan segera anda tentukan tes mana yang cocok untuk kebutuhan anda. Semoga selalu sehat dan dilindungi Tuhan.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

yuliartiselli

About the Author: yuliartiselli

Cewek dengan bintang Taurus ini suka berpetualang dan menjelajahi dunia maupun Indonesia, apapun itu. Berpetualang mencari jati diri dan jadi diri sendiri. Suka explore sendiri. Dan untuk dunia kepenulisan, dia sudah menggeluti selama 1 tahun lebih sebagai content writer di berbagai proyek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close