Berpuasa saat Menyusui ?. Ini Tips Agar ASI Tetap Banyak

Tips Berpuasa Saat Menyusui

TIPS DAN TRIK, malangpost.idBulan Ramadhan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh para kaum muslim kebanyakan. Bulan ini juga menjadi waktu terbaik dalam menjalankan ibadah. Salah satunya dinanti oleh para ibu yang masih menyusui. Benarkah?. Iya.

Tapi ada cara tersendiri tidak sih, bagi ibu menyusui saat melakukan puasa di bulan Ramadhan. Ada. Dan pastinya beda dengan orang biasa yang tidak menyusui. Ada hal-hal penting yang berkaitan dengan gizi dan lain sebagainya.

Untuk itu, kali ini pada rubrik akan dibahas tentang tips agar ASI tetap melimpah walaupun bundanya sedang berpuasa, diantaranya:

1. Yuk Mengonsumsi Makanan Bernutrisi

Iya, bagi para bunda harus menjalankan pola makan yang sehat yah apalagi sedang menyusui. Pastikan anda makan makanan yang sehat dan bergizi, maupun seimbang. malahan harus dengan takaran yang lebih daripada orang biasanya. Kesehatan si kecil juga perlu yah Bund.

2. Banyak Minum Air Putih yah Bund!

Ini nih yang perlu, kadang kita lupa sampai minum air purih sedikit. Minum sedikit saja bahaya apalagi sedang menyusui tambah, hadeh. Untuk ibu menyusui disarankan minum air putih minimal 10 gelas per hari.

3. Minum Susu untuk Ibu Menyusui

Minum susu untuk ibu menyusui bisa dilakukan sejam setelah melakukan buka puasa. Hal tersebut bisa meningkatkan kualitas ASI dalam hal produksi. Konsumsi susu juga bisa memenuhi kebutuhan nutrisi yang Bunda butuhkan dalam menyusui.

4. Minum ASI Booster yang Mengandung Vitamin

Konsumsi ASI Booster untuk memberikan kualitas pada ASI agar tetap terjaga. Kandungan dari ASI Booster diantaranya bahan-bahan yang bisa meningkatkan kualitas dalam produksi. Terdapat vitamin dan mineral lengkap sesuai kebutuhan Bunda.

5. Tidur yang Cukup yah Bunda

Tidur yang cukup itu perlu, agar Bunda bisa memberikan ASI terbaik untuk anak Bunda. Jadi selain untuk kualitas pertumbuhan bayi juga untuk stamina Bunda. Agar tidak capek dan gampang lelah. Tidur yang cukup bisa membuat Bunda lebih berpikir positif.

6. Lakukan Pijat Payudara di Malam Hari

Bukan hal yang tabu yah Bund, karena dengan melakukan pijit payudara membuat tubuh anda menjadi merasa lebih rileks. Saat tubuh rileks, maka ASI bisa diproduksi dengan lebih lancar. [ijatan juga bisa melancarkan kelenjar ASI jika sedang dan ada yang tersumbat.

7. Makanlah Buah yang Banyak Mengandung Air

Dengan kadungan air yang banyak, maka bagus untuk menstimulasi prosuksi ASI yang mana bisa diambil contoh seperti buah Pepaya, bengkuang, jeruk, nanas, belimbing, dan stroberi. Jika Bunda pusing dan mulai berkunang-kunang, maka itu tanda Bunda dehidrasi. Hati-hati yah!.

8. Penuhi Kebutuhan Cairan saat Sahur maupun Berbuka Puasa

Dehidrasi bisa membuat ASI menjadi menipis (produksinya). Kondisi tersebut menghambat proses pemberian ASI bagi bayi anda. Jangan sampai saat masih bayi, asupan gizinya sudah kurang. Kasihan kedepannya, bagaimana dengan dampak jangka panjangnya?. Ingat itu.

9. Tingkatkan Lama Waktu dan Frekuensi Menyusui

Secara langsung, tubuh akan merangsang saraf-saraf pada putting. Gunanya untuk memicu otot-otot payudara agar berkontraksi, sehingga ASI bisa dikeluarkan. Anda juga perlu meningkatkan frekuensi dalam memberikan ASI. Minimal pompa ASI setiap 3 jam sekali.

10. Konsumsi Makanan yang Mendukung Keluarnya ASI

Beberapa makanan dipastikan dapat menambah maupun melancarkan produksi ASI. Saah satu makanan yang bisa menunjang hal tersebut adalah sayur-sayuran. Khususnya sayuran yang berwarna hijau bisa dilihat di daun katuk, kelor, dan bayam.

Itulah 10 tips yang perlu dilakukan agar ASI tetap terjaga pada saat bulan Ramadhan. Alias saat ibu sedang menyusui berpuasa. Semoga tetap semangat dan dijaga kesehatannya.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

yuliartiselli

About the Author: yuliartiselli

Cewek dengan bintang Taurus ini suka berpetualang dan menjelajahi dunia maupun Indonesia, apapun itu. Berpetualang mencari jati diri dan jadi diri sendiri. Suka explore sendiri. Dan untuk dunia kepenulisan, dia sudah menggeluti selama 1 tahun lebih sebagai content writer di berbagai proyek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close