Fresh Graduate, Ini 5 Kesalahan dalam Mengatur Gaji

Fresh Graduate

KAIRIR, malangpost.id Saat pertama bekerja, pasti fresh graduate belum punya pengalaman akan dunia kerja. Salah satunya tentang memanajemen keuangan. Tidak jarang, gaji yang didapatkan habis tanpa sisa. Jadi bisa dibilang, fresh graduate tidak siap dengan mengelola keuangan.

Mereka tidak siap dengan pengeluaran yang diperlukan. Sehingga, hal terpenting dalam mengelola keuangan adalah memenuhi kebutuhan hidup, misal membayar tagihan bulanan, listrik, air, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, yuk cek kesalahan-kesalahan umum fresh graduate dalam mengatur gaji bulanan, diantaranya:

1. Tidak Memiliki Dana Darurat

Setelah anda memenuhi target tagihan bulanan, maka sisihkan sedikit uang anda untuk dana darurat. Misal ke asuransi, investasi, kesehatan, kesejahteraan sosial, dan lain-lain. Jadi fresh graduate dalam hal ini masih belum bijak.

Mereka hanya menghabiskan uang untuk hal yang kurang berguna, semisal untuk jalan-jalan, membeli barang, dan lain sebaganya. Jadi hati-hati yah, jangan sampai kebablasan. Karena kita perlu dana darurat dimana kita tidak tahu apa yang akan terjadi pada kita.

2. Memiliki Hutang yang Menumpuk

Fresh graduate kadang sembrono dalam membeli barang yang tidak diperlukan, apalagi pakai kartu kredit bahaya itu. Jika memuaskan diri sendiri maka bisa jadi membuka peluang untuk rugi, semisal suka hutang dan punya hutang menumpuk.

Jadi nanti pada akhirnya, pengeluaran lebih besar daripada pemasukan. Kalau sudah menumpuk, siapa yang akan disalahkan?. Apakah diri sendiri?. Iya. Jadi yang bijak yah. Semakin anda bijak, maka anda akan berhati-hati dalam bertindak.

3. Mereka Lupa akan Asuransi Kesehatan

Ini perlu yah, apalagi dalam pekerjaan yang memiliki beban berat dan berisiko tinggi. Walaupun kita masih muda maupun sehat, kalau bisa mulai dipikirkan tentang hal ini. asuransi kesehatan sangat membantu dalam meringankan biaya perawatan.

Jadi, adanya asuransi kesehatan untuk jaga-jaga jika terjadi hal yang tidak diinginkan mengenai kesehatan. Kesalahan lain adalah anda tidak segera membuat tabungan. Saat mendapatkan gaji, mereka hanya menggunakan satu rekening saja yang belum tentu untuk menabung.

4. Suka Memaksakan Diri dengan Menyenangkan Orang

Kadang ini salah jika dilakukan secara berlebihan. Saat pertama bekerja, pasti anda merasa bangga karena bisa dapat uang atas usaha sendiri. Sehingga kebahagiaan tersebut kadang diberikan dengan menyenangkan orang lain. Misal, mentraktir teman.

Padahal hal tersebut tidak diperbolehkan jika terlalu. Walaupun bisa memotivasi kerja, tetapi ada kalanya anda akan berada pada titik terjenuh dalam kesalahan itu. Jadi, jangan membuang-buang uang dengan hal yang tidak berguna.

5. Tidak Rajin dalam Mengontrol Pengeluaran

Nah ini, sambungan dan kata kunci dari semmuanya. Kadang hal ini dilupakan oleh fresh graduate, atau malas untuk melakukannya. Iya, melakukan pengontrolan dalam hal pengeluaran. Jadi agar tidak boros, perlu dilakukan pencatatan setiap pengeluaran maupun pemasukan.

Jadi setiap hari, anda harus melakukan pencatatan tersebut. memang ribet awalnya, tetapi hal ini akan bermanfaat kedepannya dalam melacak kemana perginya keuangan anda dan tujuan keuangan selanjutnya.

6. Terlalu Banyak Gaya

Ini poin tambahan yang perlu anda pergunakan dalam hidup, yaitu jangan menjalani gaya hidup yang tidak sesuai dengan anda maupun pemasukan anda. Jangan terlalu mahal jika tidak sanggup. Karena akan memberatkan diri anda dan masa depan anda.

Memiliki gaya memang perlu, tetapi akan lebih baik jika itu ada batas-batasnya. Tidak terlalu berlebihan. Intinya satu, tetap berhati-hati dalam bertidak. Dan pikir ulang apakah tindakan tersebut benar. Keep calm and smart.

Nah, itulah 5 kesalahan fresh graduate dalam mengelola keuangan bulanan. Semoga bermanfaat.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

yuliartiselli

About the Author: yuliartiselli

Cewek dengan bintang Taurus ini suka berpetualang dan menjelajahi dunia maupun Indonesia, apapun itu. Berpetualang mencari jati diri dan jadi diri sendiri. Suka explore sendiri. Dan untuk dunia kepenulisan, dia sudah menggeluti selama 1 tahun lebih sebagai content writer di berbagai proyek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close