UKM Malang Gelar Launching Gallery Komunitas Malang Kuliner dengan Penyandang Disabilitas Bersama USAID

KOMUNITAS, Malangpost.id – Senin (14/6), telah berlangsung acara launching gallery komunitas Malang berkolaborasi dengan USAID. Komunitas ini melakukan kolaborasi guna membantu pelaku usaha dari oenyandang disabilitas.

“Acara launching gallery komunitas Malang kuliner dengan penyandang disabilitas Malang Raya bersama USAID mitra kunci khususnya alhamdulilah bermanfaat,”ungkap Elly Estiningtyas Sofyan Edi, ST Wakil ketua I TP PKK Kota Malang Senin 14/6.

Lanjut istri Wawali Sofyan Edi itu, bahwa selain launching galery umkm juga ada pameran karya difabel mulai dari kriya sampai pada makanan-minuman olahan.

Termasuk testimoni pembuatan keset dan pijat refleksi dengan harapan bahwa teman” difabel setelah diberikan pelatihan akan mempunyai skill sehingga mereka bisa mandiri dalam hidup tidak bergantung atau menjadi beban keluarga.

“Acara tersebut dapat atensi dari marketplace seperti tokopedia, shopee, blibli dan beberapa yang lainnya. Semoga dengan adanya kepedulian dari para komunitas dan pihak swasta terhadap teman disabilitas. Dapat menambah semangat dalam berkarya dan menyongsong hari depan agar lebih baik. Juga diharapkan keberadaan beliau, dapat membawa manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitar.” papar kandidat Magister Management itu optimis

Perlu diketahui bahwa acara grand opening dari komunitas Malang Kuliner yang merupakan pusat oleh-oleh Nusantara di sponsori oleh Malang Kuliner Manajemen. Serta juga berkolaborasi dengan USAID.

Misi Awal untuk Teman-Teman UKM yang Terdampak Pandemi

Bu Yani sebagai pembina dari Malang Kuliner, juga sebagai pemilik dari Malang Kuliner Manajemen, mengungkapkan bahwa misi awalnya dapat membantu teman-teman UKM yang terdampak pandemi.

“Misi awalnya saya buka online ini untuk membantu temen-temen yang terdampak pandemi. Jadi teman-teman UKM terutama di Kota Malang yang terdampak dapat terbantu,” jelasnya.

Kemudian beliau menambahkan, bahwa ia ingin menjadi penyalur teman-teman UKM di Kota Malang bahkan luar kota.

“Jadi saya ingin mengkoordinir UKM dan membantu pemasaran teman-teman agar bisa tersalurkan ke beberapa toko-toko diluar kota Malang. Hingga saat ini saya sudah mengkoordinir kurang lebih 30 toko yang ada di Pulau Jawa. Berharap kedepannya perkembangan pemasarannya dapat menembus luar Jawa. Baik ke Kalimantan dan Sumatera,”tambahnya.

Produk UKM Berasal dari Penjuru Nusantara

Yani menjelaskan bahwa produk yang ada saat ini, tidak hanya dari Malang saja. Oleh karena itu, namanya oleh-oleh Nusantara. Hal ini dikarenakan produk-produk berasal dari UKM yang ada di seluruh Nusantara.

“Sebenarnya saya pembina UKM Se-Nusantara jadi kemaren kebetulan bertemu dengan Bu Titing dari Kemensos. Beliau minta tolong untuk membantu membina anggota-anggota beliau. Selama ini belum ada yang membantu memasarkan produk dari teman-teman disabilitas,” jelas Yani yakin.

Dia berharap dengan kolaborasi yang terjadi bersama Malang Kuliner. Maka produk-produk anggota disabilitas dapat tersalurkan juga bahkan hingga ekspor ke luar negeri.

Tidak tanggung-tanggung, Malang Kuliner sudah menyiapkan wadah untuk semua pelaku UMKM. Baik itu dari Tokopedia maupun Shopee. Dimana keduanya akan membantu mereka dalam penjualan lewat online, yang dapat dijangkau secara Nasional.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya karena ini adalah bentuk kepedulian dari para penggiat usaha yang memang tidak ada kaitannya dengan kedinasan. Serta hal ini mandiri berupa komunitas, yang kemudian ada support dari USAID. Sehingga jadi luar biasa sekali karena memang banyak sekali yang terdampak karena adanya pandemi ini.

Yani pun menambahkan bahwa setiap kita diberi ujian bukan untuk menyengsarakan, melainkan ada banyak hikmah yang dapat dipetik.

“Bukan berarti Allah SWT memberikan ujian untuk menyengsarakan manusia. Melainkan ada banyak sekali hikmah diantara musibah yang Allah berikan. Tentu ada rencana yang Allah telah tentukan agar kita mencari hikmah dari musibah yang ada. Nah dengan demikian, seperti saat ini adalah bentuk kepedulian para komunitas. Serta Malang Kuliner memberikan ruang tersendiri kepada saudara-saudara kita yang disabilitas.” pungkasnya berharap

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Bian

About the Author: BIAN_567

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *