Do’s and Don’ts Dalam Membuat CV yang Perlu Diperhatikan Jobseeker

KARIR, Malangpost.id – Halo Jobseeker! Punya CV yang bagus adalah senjata paling ampuh buat para pencari kerja. CV yang menarik biasanya auto menarik perhatian HRD juga nih sobat. CV yang oke bisa jadi pembuka jalan untuk sobat jobseeker.

Namun, tidak banyak jobseeker yang tahu kalau CV yang oke bukan hanya designnya yang keren dan warna-warni. CV yang kurang baik adalah salah satu masalah kenapa sobat jobseeker nggak kunjung dapat panggilan buat interview kerja. Lalu bagaimana sih CV yang ideal? Yuk kita simak Dos and Don’t dalam membuat CV..

Do’s Dalam Membuat CV

Apa saja sih Dos dalam membuat CV? Pertama, sobat jobseeker perlu menyantumkan data diri yang lengkap namun profesional. Apa saja sih? Sobat harus menyantumkan nama, alamat tinggal, kontak yang bisa dihubungi, dan email. Pastikan sobat menggunakan nama email yang profesional yaa, hindari nama email yang semacam andinaldebaranikatancintalovers123@gmail.com. Pokoknya jangan yaa sobat.

Dalam kolom data diri sobat nggak perlu menyantumkan status perkawinan, golongan darah, nomor rekening, please ya sobat, HRD nggak mau tau.

Selanjutnya sobat bisa menyantumkan riwayat pendidikan terakhir, cukup pendidikan selama SMA dan pendidikan tinggi saja ya. Dan dilanjutkan dengan menulis data diri seperti biasa.

iklan-dinas-kominfo

Baca juga : Bagaimana Membuat CV yang Menarik Di Mata HRD?

Penting untuk menyelaraskan CV dengan target pekerjaan yang akan dilamar ya sobat, pastikan sobat jobseeker memberi kualifikasi diri yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Di dalam CV yang baik sobat harus menunjukkan capaian serta kemampuan yang pernah sobat dapatkan baik dalam organisasi, pendidikan, magang atau pekerjaan sebelumnya. Sobat bisa menjelaskan secara deskriptif dan runut.

Sobat bisa menambahkan angka-angka untuk menjelaskan secara singkat berapa lama sobat berpengalaman dalam suatu bidang atau berapa lama sobat menempuh pendidikan.

Jelaskan keterampilan sobat dengan singkat namun tetap informatif.

Dan yang terakhir adalah hindari kesalahan penulisan atau typo. Maka pastikan sobat jobseeker sudah membaca dan cek CV sobat berkali-kali. Bisa saja HRD menilai kinerja kita dari ketelitian sobat membuat CV. Good luck!

Don’ts Dalam Membuat CV

Nah apa saja sih yang jangan dilakukan dalam membuat CV? Sobat perlu banget nih memperhatikan poin apa saja yang harus dihindari ketika membuat CV. Yapng pertama, pastikan sobat jobseeker menulis semua pengalaman dengan apa adanya. Sobat hanya perlu menuliskan pengalaman yang pernah sobat jalani dengan apa adanya tanpa dilebih-lebihkan. Menyantumkan pengalaman yang wow dan keren memang disarankan, namun jika terlalu melebihkan akan membuat sobat kesulitan ketika proses interview.

Poin kedua adalah jangan menyantumkan hal yang tidak relevan dengan pekerjaan yang dituju. Karena HRD hanya akan menyeleksi kandidat dengan pengalaman yang relevan dibidangnya. Sobat bisa memilah pengalaman apa saja yang cocok dengan pekerjaan yang akan dilamar.

Baca juga : Info Penting Buat Jobseeker, Perbedaan CV, Resume dan Cover Letter

Nah poin terakhir adalah jangan menjelaskan deskripsi diri, pengalaman dan keterampilan terlalu panjang yaa sobat jobseeker. Hal ini bisa menjadikan CV kita berbelit-belit dan HRD malas membaca, sobat hanya perlu membuat CV sepanjang 2 halaman.

Itulah dos and dont’s membuat CV yang perlu diperhatikan oleh jobseeker. Pastikan untuk mengecek CV sebelum mengirimkan perusahaan dan instansi yang dituju ya sobat. Sobat bisa meminta orang yang lebih profesional untuk meneliti Cv kalian sehingga CV kalian akan semakin ahhh mantab. Good luck and cheers!

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Rida

About the Author: Rida Bawa Carita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *