Kisah Suksesnya Najla Bisyir Sang Pendiri Bittersweet By Najla

SOSOK, Malangpost.id – Bittersweet by Najla kini sudah banyak dikenal oleh para penggemar dessert box. Berawal dari bisnis rumahan yang menjual 30 porsi dessert per hari, kini Bittersweet by Najla memiliki banyak cabang di beberapa kota di Indonesia.

Wanita yang akrab disapa Ala ini mendirikan bisnisnya dari keinginan untuk mencari solusi bagaimana membuat dessert yang bisa dikonsumsi dalam waktu lama tapi tetap lembab.

Awalnya, Ala mencoba membuat kue yang ditaruh dalam wadah untuk keluarganya. Alasannya agar tidak hancur dan membuat kue tetap lembab.

Baca juga : Resep Mudah Dessert Asal Thailand, Mango Sticky Rice

Dia juga mengunggah dessert buatannya di media sosial miliknya. Banyak teman yang mendukung dan menyarankan untuk menjual dessert buatannya. Setelah yakin, Ala memberanikan diri membuka pre-order (PO).

iklan-dinas-kominfo

Merintis Bittersweet by Najla sebagai Bisnis Online

Bisnis kuliner Najla dijalankan melalui media sosial pada awalnya dengan menjual 30 loyang kue per hari. Open pre-order (PO) semakin hari semakin meningkat.

Ia yang sejak awal menguasai bisnisnya sendiri ingin menambah pengetahuan tentang manajemen, teknik pemasaran, dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Tak tanggung-tanggung ia menimba ilmu ke Malaysia dan sejumlah kota di Indonesia.

Tekadnya untuk belajar kembali semakin kuat sejak Najla menyadari bahwa peluang bisnis di dunia kuliner sangat besar. Akhirnya ia membuka kembali bisnis kulinernya pada tahun 2017.

Tantangan Usaha Bittersweet by Najla

Sebagai seorang pebisnis, Ala harus pandai membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan. Tidak hanya itu, ia juga harus mengontrol stabilitas penjualan, menjaga kualitas rasa, menerapkan protokol kesehatan, dan menyesuaikan dengan situasi di tengah pandemi.

Ala juga mendapat dukungan penuh dari suaminya. Dukungan suami datang sejak awal Ala punya keinginan untuk membuka usaha kuliner.

Baca juga : Peluang Bisnis Jelly Art, Cari Cuan Meski di Rumah Aja!

Di masa pandemi yang serba online, Ala sangat bersyukur sudah sangat kuat dalam mengelola bisnisnya dengan penjualan dan pemasaran dengan sistem online melalui media sosial.

Di awal membuka usaha, Ala mengaku tidak punya banyak modal untuk membuka toko secara fisik. Dia akhirnya melakukan penjualan dan pemasaran yang kuat dan gencar di media sosial.

Dari bisnis rumahan sekarang sudah ada reseller di 40 kota, lalu ada 8 outlet dan akan buka kembali 2 outlet. Beberapa cabang ada di daerah seperti Bogor dan Depok.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Maharani

About the Author: Maharani Safitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *