Pertimbangkan Hal-hal Berikut Sebelum Memutuskan untuk Membeli Rumah Secara KPR

Memutuskan untuk membeli rumah secara KPR? Cek beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelumnya!

GAYA HIDUP, malangpost.id – Rumah adalah salah satu kebutuhan primer yang harus dipenuhi. Sayangnya, harga rumah terbilang tidak murah. Karenanya, bank menawarkan produk untuk membantu mengatasi masalah finansial masyarakat untuk membeli rumah dengan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR.

KPR menjadi solusi bagi mereka yang ingin membeli rumah namun tidak mampu membayarnya secara tunai. Produk KPR yang ditawarkan bank umumnya berupa kredit pinjaman dalam jangka waktu lama, mulai dari 5 tahun hingga 25 tahun.

Ada berbagai aspek, seperti finansial dan biaya lainnya saat menggunakan KPR. Bagi Anda yang memutuskan membeli rumah secara KPR, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa saja yang harus menjadi pertimbangan.

Simak apa saja hal-hal yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan sebelum memutuskan membeli rumah secara KPR berikut ini.

Survei dan bandingkan rumah

Ukuran rumah, lokasi, dan kondisi rumah adalah beberapa aspek yang perlu diperhatikan saat memilih rumah sebelum pengajuan proses KPR. Cobalah untuk survei dan membandingkan beberapa rumah sebelum memutuskan. Jadi, Anda bisa menyesuaikan rumah yang diinginkan dengan kemampuan finasial.

Memilih KPR

Setelah mendapatkan rumah yang diinginkan, Anda bisa mulai survei dan mempelajari produk KPR dari setiap bank. Hal ini bisa membantu Anda mengetahui fasilitas yang ditawarkan, mulai dari uang muka, cicilan, bunga pinjaman, hingga biaya-biaya yang mungkin timbul dalam proses KPR. Ada beberapa aspek yang bisa diperhatikan dalam memilih KPR, diantaranya reputasi bank penyedia KPR.

Ketahui besaran plafon kredit

Sebelum mengajukan proses KPR, cari tahu dulu besaran limit pinjaman atau plafon kredit yang bank berikan. Hal ini bisa membantu bank dalam menghitung dan memberikan simulasi KPR. Ini juga bisa membantu pengajuan KPR Anda diberikan oleh bank.

Perhitungan suku bunga

Dalam mengajukan kredit untuk rumah, pastikan Anda untuk mengetahi cara perhitungan suku bunga. Biasanya suku bunga bank terdiri dari flat (tetap) dan floating (mengambang – berdasarkan suku bunga di pasar uang domestik dan internasional). Jangan hanya tergoda memilih suku bunga yang rendah. Anda bisa meminta ke bank simulasi tabel cicilan dan sistem suku bunga yang digunakan.

Lama proses pengajuan KPR

Anda juga perlu memperhatikan lama proses pengajuan rumah secara KPR. Umumnya, proses KPR memakan waktu sekitar dua minggu hingga satu bulan. Setiap bank memiliki proses dan waktu yang berbeda-beda. Karenanya, penting untuk mendapatkan informasi di awal berapa lama proses yang dibutuhkan saat pengajuan.

Biaya-biaya KPR

Selain uang muka dan suku bunga, Anda juga perlu memperhatikan biaya-biaya yang timbul dalam proses pengajuan KPR. Hal ini kerap diabaikan mereka yang hendak mengajukan KPR. Umumnya dalam proses tersebut ada sejumlah biaya yang perlu dibayarkan oleh konsumen di luar uang muka. Diantaranya biaya administrasi yang meliputi biaya provisi, notaris/PPAT, pengecekan sertifikat, dan asuransi jiwa kredit. Selain itu, Anda juga perlu menanyakan biaya-biaya lain yang mungkin timbul, seperti biaya pinalti pelunasan KPR dan asuransi properti.

Aspek yang perlu diperhatikan dalam pembelian rumah secara KPR

Nah, itu tadi beberapa aspek yang perlu menjadi perhatian dan pertimbangan sebelum mengajukan KPR. Berbekal informasi yang cukup, Anda bisa mendapatkan KPR terbaik untuk hunian masa depan.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

desi3

About the Author: desi3

Seorang 'bibiliophile' yang jatuh cinta dengan Himalaya dan fans berat warna biru. ~ travel to fulfill your soul ~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *