Kolaborasi Bersama Finalis Master Chef Indonesia, Latar Ijen Usung Fine Dining

KULINER, Malangpost.id – Berkolaborasi dengan dua finalis MasterChef Season 8, Brian Rachmalika dan Digna Thea, Latar Ijen Resto & Coffeeshop bakal menghadirkan “RAMA, Jelajah Kuliner Nusantara” pada tanggal 30 sampai 31 Oktober 2021 mendatang.

Creative Director Latar Ijen, Cindy Rukmana menyampaikan, RAMA tahun lalu juga sudah terlaksana. Namun acara sebelumnya bertema Indonesian Fine Dining, yakni fine dining dengan Indonesian food yang di kombinasi dengan fusion food.

“Tahun ini kita ada kesempatan untuk berkolaborasi langsung dengan finalis MasterChef yaitu Brian dan Thea. Jadi kita ingin meningkatkan acara tahun lalu, dan dikombinasikan dengan Brian dan Thea,” ungkap Cindy saat acara Tasting Menu, Rabu (20/10/2021).

Cindy melanjutkan, untuk tahun ini RAMA berkonsep jelajah kuliner nusantara. Tema yang diangkat tetap, yakni Indonesian Fusion Food. Mengingat semua menu terinspirasi dari makanan-makanan Indonesia, yang kemudian dikemas dengan gaya yang lebih modern.

Indonesian Gulai Steak, salah satu menu utama RAMA. (Foto: Latar Ijen)

Setidaknya ada tujuh menu makanan dan minuman yang bakal ditawarkan latar Ijen dalam “RAMA, Jelajah Kuliner Nusantara”. Untuk hidangan pembuka ada Roasted Corn dan Deconstucted Naniura, dengan Drink Aperitif (minuman sebelum hidangan utama) Tropical Dragon.

iklan-dinas-kominfo

Dua Menu Utama Terinspirasi dari Pecel Lele dan Gulai Daging

Kemudian menu utama, ada Fish n Kemangi Pesto dan Indonesian Gulai Steak, dengan menu minuman utama Watermelon Tea. Sedangkan untuk menu penutup ‘Doger’ Platted Dessert.

“Dua menu utama terinspirasi dari pecel lele dan gulai daging. Untuk minumannya juga terinspirasi dari cerita Indonesia terkait pewayangan, sedangkan untuk dessert-nya terinspirasi dari es doger,” tuturnya.

Ia mengaku, tujuh menu yang disediakan tersebut khusus untuk acara RAMA saja, sehingga tidak akan disajikan lagi ketika selesai acara.

“Makanya menu dan acara ini memang benar-benar eksklusif. Jadi bukan dijadikan tambahan menu baru di Latar Ijen,” imbuh Cindy.

Menu dessert RAMA, ‘Doger’ Platted Dessert. (Foto: Latar Ijen).

Bentuk acara kolaborasi perdana ini, menurut Cindy akan ada sesi lunch dan dinner. Masing-masing sesi dibatasi 30 orang tiap harinya, dengan harga menu Rp. 400 ribu/paket.

Sementara itu, Owner Latar Ijen, Paulus Oliver Yoesoef menyampaikan, Kota Malang terkenal akan kulinernya. Sebab itu, Latar Ijen selalu berupaya membuat inovasi-inovasi baru untuk mengenalkan Latar Ijen kepada masyarakat luas. Mulai dari Malang, Jawa Timur, hingga Nasional.

“Acara seperti ini akan selalu kita adakan, karena tempat kita strategis dengan bangunan megah. Kalau tidak kita manfaatkan akan sangat sayang,” imbuh Paulus.

Seperti para pelaku bisnis kuliner lainnya, dirinya berharap pandemi cepat berakhir. Hal ini agar kondisi ekonomi bisa normal dan Kota Malang bisa lebih maju lagi seperti dua tahun lalu, sebelum pandemi Covid-19.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling hobi jalan-jalan; lebih senang baca novel; suka nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *