Sekolah Gratis dan Tiga Komitmen

MALANG, malangpost.id- Komitmen pendidikan gratis diusung Paslon Lathifah Shohib – Didik Budi Muljono (Ladub). Selalu disampaikan saat berkunjung dan bertatap muka dengan masyarakat. “Jika selama ini tidak terealisasi pendidikan gratis, maka ada yang salah urus dalam sektor kebijakan anggaran pemerintahan,” ujar Lathifah. 

Bu Nyai juga memegang tiga komitmen. Dia pastikan tidak akan ada dikotomi antara pendidikan di bawah Kemenag dan Kemendikbud. “Saya berkomitmen tidak ada dikotomi. Semua akan mendapat porsi yang adil dan merata, itu komitmen saya,” imbuhnya. 

Berdasarkan UU 18/2019 tentang Pondok Pesantren, maka keberadaannya harus dimaksimalkan sesuai potensinya. Termasuk pengembangan infrastruktur dan entrepreneurship di pesantren.

“Kita sudah analisa undang-undang itu. Jika tidak menabrak aturan, infrastruktur pondok pesantren bisa ditingkatkan melalui APBD,” tandasnya. Bu Nyai yang pernah jadi guru ini, tahu persis kesejahteraan pahlawan tanpa tanda jasa ini. “Apakah bisa gaji guru naik? Jawabannya sangat bisa. Kita akan sisir anggaran yang tidak efektif. Lalu kita alihkan ke guru. Ini memungkinkan,” pungkasnya. (riz/jan)

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Calya

About the Author: Calya Putri

Pecinta musik dan pastinya juga suka menyanyi. Penulis yang memiliki bintang Sagitarius ini juga menykai K-Pop dan hobi wisata alam terutama pantai. Dunia fashion juga digelutinanya sejak kecil tebukti dari beberapa prestasi yang sering diraih dalam peragaan busana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close