HUT Kabupaten Malang Ke-1260, Pemkab Adakan Event Virtual

MALANG, Malangpost.id – Dalam rangka memperingati hari jadi Kab Malang yang ke 1260, tahun ini akan dirasa sangat berbeda karena dirayakan dalam masa pandemi. Panitia pelaksana peringatan HUT Kab Malang tetap mengedepankan protokol kesehatan, dan acara dilaksanakan dengan penuh keterbatasan. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Malang tetap memaksimalkan gebyar HUT Kabupaten Malang dengan sederet inovasi.

Selain melaksanakan agenda tahunan yang saat ini digelar secara virtual, pemerintah di Bumi Arema ini juga telah menyiapkan sederet hadiah serta voucher menarik bagi masyarakat Kabupaten Malang dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Salah satunya melalui agenda Tsunami 1260 Kabupaten Malang. Caranya sangat mudah, ikuti lombanya dengan mengirimkan foto, gambar, video, ataupun desain yang berhubungan dengan Kabupaten Malang.

Lomba tersebut terbuka untuk umum dan siapa saja boleh mengikutinya. Persyaratannya cukup unggah gambar, karikatur, foto, desain, ataupun video yang berkaitan dengan Kabupaten Malang di akun Instagram kalian masing-masing. Gambar, foto, maupun video yang diunggah tersebut bisa menunjukkan suasan destinasi wisata, kulineran, maupun hal menarik lainnya mengenai Kabupaten Malang.

Selain Tsunami 1.260 Kabupaten Malang, sederet agenda menarik juga patut untuk diikuti. Lantas, apa saja ya agenda yang akan dilaksanakan untuk menyemarakkan HUT Kabupaten Malang?

Mengadakan Event Lomba Lari Estafet

Pemkab Malang juga menyelenggarakan agenda tahunan yaitu lomba lari menyambut HUT ke – 1260 Kabupaten Malang. Bertajuk Relay Run event lomba lari ini  menempuh jarak 1260 kilometer. 

Pjs Bupati Malang Saichul Ghulam berkesempatan membuka langsung Relay Run pada Sabtu pagi (7/11/) di Lembah Indah Malang. Tampak sejumlah atlet lari nasional hingga internasional juga turut serta di event olahraga yang mengambil rute titik – titik wisata di Kabupaten Malang ini. 

Salah satu pelari Internasional yang ikut ambil bagian, Paulus Oliver Joesoef mendapat kesempatan special sebagai peserta yang menjadi pemegang tongkat estafet pertama dari garis start. Dia akan berlari sepanjang 21 Km dengan melintasi jalur 90 persen aspal dan 10 persen jalur bebatuan dengan finish Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir. 

Selanjutnya, tongkat estafet akan lanjut dipegang Firman Alif Perkasa yang juga akan berlari 21 Km hingga finish di Desa Beji, Kecamatan Pakisaji. Kemudian, pelari ketiga di hari ini, adalah Sutasli Aripin yang akan berlari 21 Km dari Desa Beji hingga finish di Desa Kebobang Wonosari.

Konsep ini berlanjut hingga hari ke-20 pelaksanaan dan di setiap harinya akan ada tiga pelari yang turun melahap rute yang sudah ditentukan oleh panitia. Kegiatan tersebut juga akan disiarkan secara langsung (live) setiap harinya di channel YouTube Pemkab Malang.

Menurut Pjs Bupati Malang,  Sjaichul Ghulam, kegiatan “The Relay Run 1260 Km” sekaligus ajang promosi wisata di Kabupaten Malang. “60 peserta yang ikut lomba akan melewati rute yang sudah ditentukan, khususnya spot-spot wisata di Kabupaten Malang,” ujar Saichul. 

‘’Selain itu,  untuk meningkatkan potensi wisata yang sangat besar, dan hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya untuk menggali, mengelola dan menata manajemen pariwisata, sehingga ke depan sektor pariwisata dapat menjadi salah satu kekuatan utama yang menjadi andalan daerah,” pungkas Ghulam.

Lomba Lainnya Diadakan Secara Virtual

Ketua Umum Panitia Pelaksana Peringatan Hari Jadi ke-1260 Kabupaten Malang Tahun 2020, Agung Purwanto menjelaskan, secara prinsip agenda HUT Kabupaten Malang tahun ini tidak jauh berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja memang dilaksanakan dengan memperketat protokol kesehatan.

“Dulu banyak pertunjukan dan mengumpulkan massa. Kalau sekarang tidak bisa dan tidak mengundang massa,” katanya.

Berbagai acara inti yang akan digelar dalam HUT ke-1260 Kabupaten Malang di antaranya seperti lomba membuat website oleh Dinas Kominfo, Khatmil Qur’an, pembacaan yasin dan tahlil, hingga ziarah kubur. Kemudian upacara hari jadi dilaksanakan di Kepanjen tepat pada 28 November 2020 mendatang. Lalu dilanjutkan dengan sidang paripurna istimewa HUT di Gedung DPRD Kabupaten Malang.

“Ada pagelaran wayang kulit secara virtual,” jelasnya lagi.

“Juga akan ada Relay Jeep,” jelasnya.

Meski berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, semangat yang diusung dalam peringatan HUT Kabupaten Malang kali ini tetap membara. Semangat yang ditunjukkan melalui berbagai agenda yang dikemas menarik itu dia harapkan mampu memompa semangat masyarakat.

“Meski dalam suasana pandemi kami berharap masyarakat tetap semangat dan antusiaas untuk menggelorakan Kabupaten Malang dengan semangat Madeb, Manteb, dan Manetep yang harus terus digelorakan,” jelas Agung.

“Masyarakat harus tetap semangat menyambut masa depan meski sedang berada di masa pandemi. Dan jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan agar pandemi berlalu dan 2021 kita bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

(MP-Rf)

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

rifamahmudah

About the Author: rifamahmudah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close