Vaksinasi Perdana di Kota Malang, 12 Orang Terima Vaksin

BALAIKOTA, malangpost.id- Kamis Pagi (28/1/2021) menjadi hari pertama dimulkainya vaksinasi di Kota Malang. Pelaksanaan vaksinasi perdana ini menyebabkan suasana di sekitar kawasan Balaikota Malang terpantau ramai. Dalam vaksinasi perdana ini, terdapat 12 orang yang mendapatkan kesempatan divaksin pertama, sebagai perwakilan dari berbagai kalangan di Kota Malang. Pelaksanaan vaksinasi secara simbolis ini dilangsungkan di lantai 4 gedung mini block office kawasan Balaikota Malang, setelah pelaksanaan ini, vaksinasi di Kota Malang akan dilanjutkan dengan proses vaksinasi terhadap tenaga kesehatan yang terdaftar di Kota Malang.

Bersumber dari daftar penerima vaksin di Pusat Data Informasi (Pusdatin) Kemenkes Diantaranya yakni Rosidah Inayati selaku perwakilan dari Persagi, dr. Djoko Heri Hermanto, SpPD-KHOM selaku perwakilan IDI, Andi Darmawangsa, SH.MH selaku perwakilan Kajari Kota Malang, Nuruli Mahdilis selaku perwakilan PN Malang, Komandan Kodim 0833 Kota Malang Letnan Kolonel Ferdian Primadhona, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Baroni mewakili FKUB, Isroqunnajah mewakili PCNU, Kompol Sutantyo mewakili Polresta Malang Kota, Najar Rahmansyah mewakili komunitas disabilitas, serta Gilang Widya Pramana sebagai perwakilan influencer millenial Malang.

Dalam kesempatan ini, proses vaksinasi pertama diterima oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.lalu dilanjutkan vaksinasi kepada Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. Lalu terus dilanjutkan satu persatu hingga 12 orang penerima vaksin perdana ini menerima suntikan vaksin

Dalam pembukaan sacara simbolis yang dilakiukan oleh Walikota Malang, H. Sutiaji turut mengapresiasi kinerja Dinkes yang telah melakukan pendataan jumlah penerima vaksin pertama dengan baik. Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan agar masyarakat tidak perlu khawatir, karena setiap orang juga akan menerima vaksin. Hal ini seperti yang ditetapkan oleh pemerintah pusat jika, disediakan vaksin gratis untuk semua orang.

“Terima kasih pada dinkes yang mendata jumlah penerima vaksin pertama. Masyarakat tidak perlu khawatir karena nanti juga akan menerima vaksin,” ujar Sutiaji membuka pelaksanaan vaksinasi perdana.

Selain kepada Dinkes, sutiaji juga menyampaikan terima kasih pada berbagai tokoh masyarakat, influencer, serta forkopimda Malang yang telah bersedia menerima vaksin pertama guna memberikan kepercayaan kepada masayarakat. Utamanya terkait aman tidaknya vaksin covid 19 ini. Sutiaji juga menyinggung banyaknya hoax yang beredar di masyarakat terkait vaksin.

“Karena masyarakat saat ini masih dikelilingi hoaks tentang vaksin. Dengan pencanangan dari beberapa tokoh ini saya berharap masyarakat bisa teredukasi mengenai vaksin ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Sutiaji beserta Istrinya tidak dapat berpartisipasi menerima vaksin covid perdana. Hal ini disebabkan, Sutiaji sebelumnya pernah terkena cvodi 19 dan telah sembuh dari covid 19. Sehingga antibodi dalam tubuhnya telah pernah bersinggungan dengan virus covid 19, hal ini pada dasarnya sesuai dengan prinsip vaksin yang digunakan.

Yakni menyuntikkan virus yang telah dilemahkan atau telah mati, untuk selanjutnya antibodi dapat mengenali dan melawan virus. Sehingga, bila suatu ketika virus covid 19 mencoba masuk, maka antibodi yang sebelumnya pernah mengenali jenis virus ini, da[at melawan virus tersebut dengan baik sehingga tidak sampai menyebabkan infeksi virus.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Bryan

About the Author: Bryan Satriya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close