Sikapi Dentuman Suara Misterius, Sutiaji : Tetap Tenang, Jangan Ada Kecemasan

Tangkapan layar channel YouTube Sutiaji tatkala menyampaikan terkait Dentuman misterius.

BALAIKOTA, malangpost.id- Selain dirasakan oleh warga Malang Raya, fenomena dentuman suara misterius yang terjadi di Malang Raya pada Rabu (3/2) dini hari itu ternyata turut dirasakan juga oleh Walikota Malang Drs. H. Sutiaji.

Melalui channel YouTube pribadinya, Walikota kelahiran Lamongan 56 tahun silam ini menjelaskan bila ia turut merasakan dentuman yang ramai diperbincangkan itu pada sekitar pukul 00.35 WIB.  

“Semalam ada fenomena alam atau apa, tapi yang jelas ada suara seperti dentuman yang menggema dan bahkan ada yang mengatakan seperti langkah kaki di angkasa,” ujarnya dalam channel YouTube pribadinya.

Dalam rangka menindak lanjuti hal ganjil yang cukup menyita perhatian publik Malang Raya itu, ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk menggali informasi pasti mengenai asal usul bunyi dentumamn misterius itu.

Sutiaji pun menyampaikan mengenai indikasi terkait aktivitas Gunung Semeru dan Gunung Raung yang oleh banyak pihak diduga menjadi penyebab bunyi dentuman misterius itu, namun ia menjelaskan bila hal itu tidak benar. Disebabkan tidak adanya aktivitas seperti yang diduga itu.

“Setelah itu, saya perintahkan kepada OPD terkait, BPBD untuk melacak ke BMKG, aktivitas di Gunung Semeru ternyata tidak ada aktvitas seperti itu. Demikian juga di Gunung Raung,” ungkapnya

Dalam kapasitasnya sebagai Walikota, ia mengharapkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak cemas. Ia turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada Tuhan YME sembari menunggu informasi resmi terkait bunyi dentuman misterius itu.

“Maka masyarakat diharapkan tenang. Jangan ada kecemasan. Tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan yang maha kuasa sambil menunggu informasi dari kami setelah kami mendapatkan atau mengkonfirmasi pada yang punya otoritas untuk menyampaikan itu,” Lanjut Walikota beralmamater Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim ini.

Saat dihubungi lebih lanjut, Sutiaji justru menyampaikan kekhawatiran nya terkait aktivitas proyek Jalur Lingkar Selaytan (JLS). Hal ini dikarenakan proyek JLS tengah berjalan, dan untuk menembus gunung atau bukit, seringkali dibutuhkan peledak. Sehingga memunculkan reaksi seperti dentuman.

Meski begitu, ia belum dapat memastikan apakah benbar itu disebabkan proyek JLS. Karena belum melakukan koordinasi dengan kabupaten. Terkait latihan militer, menurutnya tidak mungkin. Karena kejadian dentuman misterius itu sendiri terjadi tengah malam hingga dini hari, sehingga agaknya tidak mungkin bila di jam segitu dilakukan latihan militer.

“Masak latihan Militer sampai malam, itu enggak ya. Saya khawatir ada proyek JLS. Ini kan juga belum konfirmasi, karena katanya proses pembangunan lagi jalan. Dan untuk bongkar yang namanya gunung, bukit, biasanya kan pakai dentuman. Ini kira-kira, kita belum koordinasi lagi dengan kabupaten,” ujarnya sebagaimana dilansir melalui tugumalang.id

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Bryan

About the Author: Bryan Satriya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close