Pohon Trembesi Mendadak Ambruk di Jalan Merbabu

BALAIKOTA, Malangpost.id – Selasa (16/3) pagi, sebuah pohon Trembesi diketahui mendadak tumbang. Beruntungnya, tumbangnya pohon Trembesi yang berlokasi di di Jalan Merbabu, Kelurahan Oro – Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang ini tidak sampai mengakibatkan korban jiwa maupun materi. Disebabkan, lokasi tumbangnya pohon ini tergolong area yang cukup sepi.

Meskipun tergolong area yang sepi, namun tumbangnya pohon Trembesi yang berada di sebelah barat Taman Nivea Family Care ini menyebabkan putusnya akses jalan. Sehingga masyarakat yang dari arah utara Jalan Merbabu untuk sementara waktu tidak dapat menuju ke arah selatan Jalan Merbabu.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari Heri Suwarsono selaku Kepala Pelayanan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang, rupanya Pohon Trembesi tersebut tumbang sekitar pukul 05.30 WIB. Sehingga keadaan area Jalan Merbabu tersebut benar – benar tengah dalam keadaan sepi, dan belum banyak masyarakat pengguna jalan yang beraktivitas. Sehingga tidak menimbulkan kerugian apapun, baik korban jiwa mapun korugian materi.

Ketika dikonfirmasi mengenai penyebab tumbangnya pohon Trembesi ini, Heri menjelaskan kondisi batang pohon Trembesi memang sudah lapuk, sehingga tidak sekokoh sebelumnya. Selain kondisi batang yang lapuk, rupanya kondisi tanah yang menjadi tempat menancapnya akar pohon Trembesi ini terpantau sudah tidak begitu padat atau dengan kata lain kondisi tanahnya terlalu gembur. Sehingga tidak mampu menahan pohon Trembesi ini.

“Pohon tumbang diduga karena lapuk dan tanah yang gembur.” Ucap Heri, pada Selasa (16/3) yang dilansir melalui malangtimes [dot] com.

Dalam evakuasi ini, PMI Kota Malang menerjunkan sekitar lima personel USAR PMI kota Malang. USAR PMI Kota Malang sendiri merupakan Unit Khusus yang terdiri dari sukarelawan yang sudah terlatih dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan keadaan kedaruratan khususnya bidang Pertolongan Pertama dan Kebencanaan. Beberapa keterampilan itu seperti First Aid, tindak siap siaga bencana, bidang PSP, Rescue, dlsb. Secara skill personil, sudah mumpuni untuk melakukan penindakan, sehingga tidak ditemukan kendala ketika melakukan evakuasi.

“Saat melakukan pemotongan batang pohon, tidak ada kesulitan berarti, karena kami sudah terlatih,” Tukas Heri.

Lebih lanjut Heri menjelaskan, ketika dievakuasi didapatkan fakta jika pohon Trembesi yang tumbang ini memiliki ketinggian yang cukup tinggi sekitar 5,5 meter. Selain itu, diameter batang pohon Trembesi ini pun cukup besar, berkisar 40 Cm.

“Saat di evakuasi, Pohon Trembesi ini memiliki tinggi kurang lebih 5,5 meter dengan diameter batang pohon 40 sentimeter,” lanjut Heri.

Evakuasi ini selesai dilakukan sekitar pukul 07.30 pagi. Sehingga, total selama dua jam Jalan Merbabu sempat tidak bisa dilalui pengguna jalan yang biasanya menggunakan jalan ini. Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian masyarakat Malang agar selalu berhati-hati, utamanya ketika berada di sekitar pohon yang usianya cukup tua. Hal ini disebabkan, sebagaimana yang diketahui sebelumnya, Kota Malang masih terus menerus dihantui cuaca yang tidak menentu. Selain curah hujan yang terkadang mendadak deras tak terkendali, terkadang turut disertai angin yang cukup besar. Sehingga, hal ini menyebabkan pohon-pohon besar menjadi rawan tumbang.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Bryan

About the Author: Bryan Satriya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *