Pemkot Malang Kebut Realisasi Pembangunan Jembatan Tlogomas

BALAIKOTA, Malangpost.id – Upaya Pemerintah Kota Malang untuk merealisasikan pembangunan Jembatan Tlogomas sebagai bentuk menuntaskan persoalan macet terus dikebut. Pasalnya, proses tender jasa konsultasi sudah dibuka.

Pemkot Malang membangun proyek jembatan yang bakal menjadi jalur alternatif dari Jl Raya Tlogomas ke Jl Saxophone atau sebaliknya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Ir. Hadi Santoso, juga mengungkapkan bahwasanya proyek jembatan tersebut harus segera di kebut.

”Memang ( Jembatan Tlogomas – Tunggulwulung ) harus di kerjakan tahun ini, biar bisa sedikit menguarai kepadatan lalulintas di wilayah Tlogomas ” katanya, pada Kamis, (17/6).

Baca juga : DLH Kota Malang, Segera Percantik Taman Merjosari

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Malang, sejak awal Mei 2021 ini Lelang Jasa Konsultasi Badan Usaha Konstruksi diumumkan, anggaran yang digunakan dari APBD 2021 untuk lelang ini senilai Rp 304.160.000,00.

Pria yang akrab disapa Soni ini menambahkan, tercatat ada 46 peserta yang ikut tender lelang jasa konsultasi pekerjaan Jembatan Tlogomas ini. Dengan didahulukannya proses lelang jasa konsultasi tersebut, untuk proses selanjutnya yakni lelang pekerjaan konstruksi diharapkan dapat diawasi dengan maksimal.

Rencananya untuk pekerjaan konstruksi dibutuhkan anggaran senilai Rp 45 Miliar. Di samping itu, juga akan diusulkan anggaran tambahan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) untuk menunjang infrastruktur lainnya.

“Seperti untuk pelebaran-pelebaran jalan di sekitar jembatan itu. Mudah-mudahan anggarannya bisa diusulkan di PAK nanti,” pungkasnya.

Walikota Malang Drs H Sutiaji pun juga pernah mengungkapkan, bahwa pembangunan ini nantinya disinyalir mampu mengurai kemacetan dari dan menuju Kota Batu. Khususnya di kawasan Jalan MT Haryono dan Jalan Mayjen Panjaitan.

“Kawasan ini menjadi salah satu titik kemacetan yang sejak dulu sudah direncanakan untuk diatasi. Salah satunya dengan membangun jalan tembus. Tahun ini sudah diatur untuk bisa realisasi,” pungkasnya, pada 22 April lalu.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *