RS UMM Tambah Ruang Perawatan Khusus Ibu Hamil Terkonfirmasi Covid-19

BALAIKOTA, Malangpost.id – Terus meningkatnya jumlah ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang. Membuat RS UMM (Rumah Sakit Muhammadiyah Malang) tambah ruang perawatan Covid-19 khusus untuk ibu hamil.

Selain dalam bentuk gedung, pihak RS UMN juga menyiapkan tenda di lahan seluas 1 hektare.

Prof Djoni Djunaedi selaku Direktur RS UMM, menuturkan terdapat tambahan 65 bed rumah sakit lapangan khusus penanganan pasien Covid-19.

Nantinya tambahan tersebut bakal difungsikan untuk pasien Covid-19 yang akan melakukan operasi kehamilan maupun pasien hemodialisis yang positif Covid-19.

“Jadi total kita punya 73 bed, ICU kita mempunyai 13. ICU bentuknya bukan tempat tidur, tapi tempat terima pasien sementara,” tegasnya

Baca juga : Resimen Armed 2 Kostrad Bantu Tekan Angka Covid-19, Melalui Serbuan Vaksin Untuk Warga Kota Malang

Djoni melanjutkan, bahwa saat ini rumah sakit untuk pasien Covid-19 sudah penuh. Sehingga banyak pasien terpaksa di tampung pada ruang ICU UGD atau IGD.

Saat ini sudah ada sekitar 12 pasien hemodialisis atau terapi cuci darah. Sedangkan untuk operasi, selama ini pihaknya juga sudah melakukan sekitar 20 operasi.

“Kita satu-satunya rumah sakit yang memungkinkan untuk menerima operasi bagi ibu hamil yang akan melahirkan,” imbuhnya

Dirinya mengaku, pihaknya saat ini juga mempunyai ruang bersalin khusus untuk ibu yang positif Covid-19, termasuk bayinya. Untuk bayi akan di tempatkan pada ruang yang lebih besar, hal ini agar terbebas dari Covid-19.

“Kalau ibunya terkonfirmasi Covid-19 tetap di ruang isolasi. Jadi terpisah dari ibunya,” sambung Djoni

Untuk angka kasus semacam itu, pihaknya bulan ini menerima sekitar 30 sampai 40 orang pasien dari Malang Raya.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling suka jalan-jalan; lebih senang baca novel; sering nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance; sedang banyak belajar menulis berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *