Kandidat PPPK Malang Siap Tes Lanjutan, Otomatis Gugur Jika Belum Vaksin

BALAIKOTA, Malangpost.id – Sebanyak 1.756 peserta seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) harus disiapkan. Kalau tidak salah, calon guru kontrak di Kota Malang akan menjalani seleksi kompetensi pada 6 September mendatang. Ini merupakan tahapan seleksi lanjutan setelah lolos seleksi administrasi.

Sebelumnya, jadwal seleksi kompetensi sempat ditunda dua kali. Awalnya, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menjadwalkannya awal Juni lalu. Kemudian ditunda hingga pertengahan Agustus. Namun karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, jadwal seleksi kompetensi diundur menjadi 6 September.

Kabag Humas Pemkot Malang Donny Sandito W mengatakan, penetapan jadwal seleksi kompetensi pada 6 September merupakan keputusan BKN. Soal lokasi tes, kata Donny, akan digelar di gedung Islamic Center.

Pemkot memilih gedung Islamic Center karena BKN menginginkan proses seleksi terpusat di satu lokasi. “Sesuai arahan dari BKN ya itu (berpusat di satu lokasi). Yang paling mumpuni adalah gedung Islamic Center,” kata Donny dilansir dari Radar Malang, Minggu (29/8).

Namun, kata dia, jadwal tersebut bisa berubah bila pemerintah pusat menunda pelaksanaan seleksi kompetensi. Donny hanya berharap calon guru bisa mengakses informasi resmi di website Badan Pengembangan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang.

Pemprov DKI juga dilema karena pelaksanaan seleksi kompetensi molor dari jadwal yang ditetapkan awal Juni lalu. Saat itu, pelaksanaan seleksi kompetensi Guru PPPK dijadwalkan pertengahan Agustus. Namun harus tertunda karena PPKM darurat.

Calon Guru Harus Mempersiapkan Segala Persyaratannya

Dengan waktu yang relatif singkat, calon guru harus mempersiapkan segala persyaratannya. Misalnya, wajib menunjukkan bukti telah divaksinasi dan surat tes swab PCR. Donny menjelaskan, dua syarat itu merupakan aturan pokok.

“Itu sudah aturan dari sana (pemerintah pusat). Jadi mau bagaimana lagi,” imbuh mantan Camat Kedungkandang itu.

Dari 1.756 pendaftar PPPK yang lolos seleksi administrasi, akan diseleksi kembali hingga menjadi 1.211 orang. Dengan kata lain, akan ada 545 peserta yang tidak lolos menjadi guru kontrak.

Secara terpisah, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Malang, Burhanuddin MPd, berharap para calon guru bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. Sebab, saat ini Kota Malang membutuhkan tenaga pendidik yang lebih banyak.

Disisi lain, ia bersyukur formasi guru masih diminati pelamar. Belum lagi, formasi yang dibutuhkan adalah guru SD dan SMP. “Alhamdulillah jika masih ada yang ingin menjadi guru, ini menjadi peluang bagi calon guru untuk mengisi lowongan guru yang akan terus bertambah setiap tahunnya,” ujarnya.

Burhan, begitu ia akrab disapa, berharap masalah kekurangan guru di Kota Malang bisa teratasi. Sebab, permasalahan pendidikan di Kota Malang setiap tahunnya adalah kualitas pendidikan, salah satunya dari tenaga pengajar. Ini juga merupakan kabar gembira bagi guru honorer yang ingin menjadi PPPK.

Sejumlah guru yang masih berstatus sementara dapat mendaftarkan diri menjadi PPPK karena persyaratan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah ditetapkan.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Maharani

About the Author: Maharani Safitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *