Wali Kota Malang Sutiaji Angkat Suara Terkait Pungli Pemakaman Covid-19

BALAIKOTA, Malangpost.id – Kabar adanya dugaan pungli insentif pemakaman Covid-19 kian memanas. Pemerintah Kota Malang menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan ke aparat penegak hukum. Wali Kota Malang, Sutiaji juga telah angkat bicara terkait hal ini.

‘’Masalah pungli, siapa pun itu mencederai nilai-nilai keadilan. Hak orang lain telah diambil, itu harus dikawal, dan diberi pembelajaran,” kata Sutiaji, saat ditemui di NCC Balaikota, (10/9).

Sutiaji menyatakan, pihaknya siap mendukung sepenuhnya aparat hukum untuk menuntaskan pugli Covid-19. Menurutnya, hal tersebut telah menciderai nilai-nilai keadilan karena merampas hak orang.

Ia juga meminta agar seluruh camat dan lurah di Kota Malang untuk melakukan inventarisir terkait jumlah masyarakat yang melakukan pemakaman secara mandiri, untuk membantu proses pengusutan dari APH dalam hal ini polisi dan kejaksaan.

‘’Terhitung ada 57 kelurahan besok sudah ada laporan, dan nanti akan kami lakukan kroscek,” terangnya.

Secara tagas, Sutiaji menyampaikan bahwa dalam hal ini yang pertanggung jawab penuh adalah pejabat di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, sebab DLH yang telah mengatur pencairan anggaran insentif petugas dan tim pemakaman jenazah pasien konfirmasi positif Covid-19.

Disisi lain, Sutiaji juga menyampaikan kepada para tukang gali kubur pemakaman Covid-19 yang merasa tidak terbayarkan insentifnya untuk melapor. Dia pun berjanji akan melindungi keamanan tukang gali kubur sebagai saksi.

“Untuk para penggali kubur Covid-19, jangan pernah takut untuk menyampaikan kebenaran. Karena ini dilindungi, maka sampaikan saja supaya ini menjadi pembelajaran kita semua, saksi dilindungi kok,” tegasnya.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *