Cegah Kebakaran, Lapas Kota Malang Cek Instalasi Listrik dan Alat Pemadam Api Ringan

BALAIKOTA, Malangpost.id – Setelah musibah kebakaran menimpa Lapas Tangerang, yang telah menewaskan 41 napi. Kini, Lapas Kelas 1 Lowokwaru Malang berupaya melakukan deteksi dini dan mitigasi risiko kebakaran, dengan cara pengecekan instalasi listrik di setiap ruangan.

‘’Setelah musibah yang menimpa Lapas tangerang, kami berupaya akan tetap siaga dan waspada serta menjalankan SOP yang berlaku. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas I Malang, I Wayan Nurasta.

Wayan menambahkan, untuk Alat Pemadam Api Ringan (APAR) juga ikut dicek. Apakah masih berfungsi dengan baik. Selain itu, ada kain karung goni sebagai pemadam kebakaran. Menurutnya, kedua alat ini sangat penting sebagai antisipasi pertama kali jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Pihaknya menekankan agar pengecekan instalasi listrik perlu dilakukan secara berkala. Hal ini mengingat faktor penyebab kebakaran banyak terjadi karena arus pendek listrik. Maka demikian, pihak Lapas Kelas 1 Malang, akan bekerja sama dengan pihak PLN untuk merapikan arus listrik yang kurang baik.

“Kami akan bekerjasama dengan PLN untuk merapikan jaringan listrik yang masih kurang bagus untuk menata jaringannya supaya lebih bagus. Kami jajaran KP. LP dan Bidang Kamtib langsung melakukan pengecekan langsung ke kamar-kamar hunian. Memang tidak diperbolehkan kabel ada di kamar hunian,” terang Wayan

Wayan juga membeberkan bahwa pihak Lapas Kelas 1 Malang akan selalu siap siaga. Demi mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Pentingnya kelengkapan sarana dan prasarana untuk antisipasi turut menjadi perhatian. Meskipun hunian lapas sudah overload sekitar kurang lebih 158%.

“Lebih lanjut kapasitas hunian Lapas Kelas I Malang sudah over 158 % dari kapasitas 1.282 orang. Sekarang terisi 3.304 orang. Namun karena luas Lapas Malang sekitar 5 hektar dan yang kami syukuri suhu di Malang ini dingin, jadi sangat mendukung kami. Sehingga kamar-kamar hunian, walaupun penghuninya agak padat namun masih adem bagi penghuni di dalamnya. Lapas Malang kami pastikan masih aman terkendali,” bebernya.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *