Tersangka Pencuri ATM di Markas TNI Kostrad Singosari Dihajar Warga

KANJURUHAN, Malangpost.id – Tersangka pencuri spesialis uang di Anjungan tunai mandiri (ATM) BRI Kostrad, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, tertangkap dan dihajar massa, Senin (4/10). MT inisial pelaku (40) warga Provinsi Sulawesi Selatan.

Awal mula aksi MT dikenali oleh salah satu korban, ketika MT berpura-pura membantu saat kesulitan menarik uang di mesin ATM, dan mengintip pin nomor rekening korban.

Korban, R (30) yang juga sebagai pemilik Salon tersebut sontak meneriaki MT dan menarik perhatian warga sekitar Jalan Raya Singosari Karangjati, Ardimulyo Kecamatan Singosari.

Tersangka MT langsung ditangkap dan dihakimi warga, sontak warga pun langsung meluapkan kekesalan dengan menghajar MT beramai-ramai.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Singosari Kompol Okta Panjaitan dan tersangka diamankan di Mapolsek Singosari.

“MT ini tadi diamankan oleh anggota TNI dan Polisi. Kasus ini masih dikembangkan dan anggota kami masih mengintrogasi MT tentang sejumlah tempat yang pernah diambil oleh terduga pelaku ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono mengatakan, MT ini melakukan aksinya dengan modus berpura pura membantu korban saat kesulitan menarik uang di mesin ATM.

“MT diduga sempat dihajar warga, kejadiannya tadi sekitar pukul 06.30, dan diamankan anggota TNI dan polisi yang saat itu dekat lokasi kejadian,” ujarnya.

Supriyono membeberkan, kejadian berawal R (30) hendak mengambil uang di ATM BRI Kostrad dan melihat tersangka yang pernah mengambil uangnya dengan modus pura-pura membantu korban saat kesulitan menarik uang di mesin ATM.

Ada dugaan pelaku memakai kecepatan tangan mengambil kartu ATM milik korban. Pelaku mengetahui pin nomor rekening korban dengan mengintip atau saat berusaha membantu korban.

“Korban saat ke mesin ATM, memergoki pria yang dulu diduga mencuri kartu ATM. Korban sempat mengecek buku tabungan dan uangnya berkurang pertama Rp 12 juta rupiah dan kedua berkurang Rp 700 ribu rupiah,” pungkasnya.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *