Rapat Pleno Hari Ke-Tiga, INI Tetap Tekankan Protokol Kesehatan

BATU, Malangpost.id – Kamis (18/12021), agenda tahunan Ikatan Notaris Indonesia (INI) telah sampai pada hari ke tiga. Agenda itu adalah Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas (RP3YD), Pembekalan, dan Penyegaran Pengetahuan INI yang terlaksana di The Singhasari Resort & Hotel Batu.

Menurut Ketua Pengurus Wilayah Jawa Timur (Pengwil Jatim) INI, Siti Anggraenie Hapsari, tema agenda adalah “Peningkatan Peran dan Kualitas Notaris serta Sinergi Antara Pemerintah, Lembaga Non Pemerintah dan Notaris dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat di Era Globalisasi”.

“Acara ini sempat tertunda selama tiga kali, yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 18 sampai 20 Maret 2020. Penundaan dilakukan karena adanya pandemi Covid-19,” tegasnya saat memberi sambutan, Kamis (18/11/2021).

Ia menekankan, acara terselenggara dengan menerapkan protokol kesehatan. Antara lain panitia dan peserta telah vaksin Covid-19 dan telah melakukan swab antigen, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, tidak berkerumun, serta menghindari kontak fisik.

“Lalu juga sudah memperoleh ijin dari Gugus tugas Covid-19,” imbuh Hapsari.

iklan-dinas-kominfo

Terkait panitia penyelenggara acara, menurut Hapsari, Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia memberikan kepercayaan kepada Pengwil Jatim untuk menjadi panitia penyelenggara.

“Tentunya kami di bawah arahan Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia, selaku Panitia Pengarah (Steering Committee, red),” ujarnya.

Acara tersebut merupakan agenda organisasi yang wajib dilaksanakan secara periodik. Menurut Hapsari, hal itu menjadi tugas organisasi sesuai dengan amanah yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang berlaku.

“Sekaligus menjadi sarana bagi rekan-rekan Notaris di seluruh Indonesia untuk menambah keilmuan, mengevaluasi peraturan-peraturan perkumpulan,” ungkapnya.

“Bertukar pikiran dan pengalaman untuk meningkatkan rasa cinta terhadap organisasi, memperkuat rasa saling hormat, untuk Kejayaan Organisasi dan Jabatan Notaris,” sambung Hapsari.

Terkait pemilihan tempat pelaksanaan RP3YD, dia mengaku bahwa Kota Batu menjadi pilihan yang tepat. Mengingat Kota Batu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Jatim yang memiliki banyak tempat wisata, hotel, serta sarana penunjang lainnya.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling hobi jalan-jalan; lebih senang baca novel; suka nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *