Mahasiswa dari 19 Perguruan Tinggi se-Indonesia Ikuti Program Magang Unmer

KAMPUS, Malangpost.id – Sebagai bentuk upaya pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, Universitas Merdeka (Unmer) Malang galakkan dua program magang.

Pertama adalah Program Magang Mahasiswa Dalam Negeri (PMM-DN), dan kedua adalah Program Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB).

Itu juga sebagai wujud Unmer dalam mengaplikasikan dan memanfaatkan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) besutan Kemendikbudristek Republik Indonesia.

Dewi Izzatus Tsamroh, S.Pd., M.T selaku Koordinator MBKM Unmer Malang menjelaskan, Program MBKM di Unmer Malang terbagi atas PMM-DM inbound yang kini diikuti oleh 59 mahasiswa dari 19 Perguruan Tinggi.

Lalu ada PMM-DN outbound yang diikuti oleh 69 mahasiswa Unmer Malang. Untuk peserta PMM-DN outbound, mereka akan disebar ke 16 perguruan tinggi seluruh Indonesia.

“Berikutnya ada 465 mahasiswa yang memilih UNMER Malang sebagai perguruan tinggi mitra dengan 26 mata kuliah daring. Itu diampu oleh 24 dosen Unmer Malang, dan 3 dosen pembimbing modul nusantara,”  jelas Dewi

“Sedangkan, untuk peserta magang diikuti 6 mahasiswa dan 11 mahasiswa mengikuti program studi independen bersertifikat,” sambungnya

Sambutan dan pelepasan oleh Rektor Unmer. (Foto: Ist)

Apresiasi untuk Mahasiswa yang Mengikuti Program MBKM Unmer Malang

Sementara itu, Rektor Unmer Malang Prof. Dr. Anwar Sanusi, S.E., M.Si., mengapresiasi kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti Program MBKM Unmer Malang.

Tidak lupa, dirinya berpesan, agar mahasiswa Unmer Malang selalu menjaga nama baik almamater. Baik bagi mahasiswa Unmer yang menjalani program outbound, magang maupun program studi independen.

“Serta menjunjung sikap satria bhirawa anoraga dimanapun berada,” ungkap Prof. Anwar ketika memberi sambutan dan pelepasan peserta PMM-DN & MSIB angkatan pertama secara daring, Kamis (9/9/2021).

Selain itu, Mahasiswa Fakultas Hukum Unmer Malang, Mutiara Devika mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh civitas akademika Unmer Malang.

Ini karena ia berhasil mengikuti PMM-DN untuk program outbound di Universitas Pendidikan Muhamadyah Sorong, Papua Barat.

“Tentunya momentum ini akan saya manfaatkan untuk mengembangkan kompetensi keilmuan sekaligus memperluas relasi akademik,” tegasnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Sharon Irene, mahasiswa Universitas Sam Ratulangi, Manado. Diketahui Irene adalah peserta dari program inbound di UNMER Malang.

Ia berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga dia bersama mahasiswa lainnya dapat berkunjung secara langsung ke Kota Malang untuk mempelajari keunikan budaya Malang.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

Wahyu

About the Author: Wahyu Setiawan

Paling suka jalan-jalan; lebih senang baca novel; sering nonton film bergenre Adventure, Comedy, Horror, Animation, Fantasy & Romance; sedang banyak belajar menulis berita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *