Skuad Garuda Muda U-19 Masih Belum Ideal

SEPAKBOLA, malangpost.id- Lawatan Indonesia ke negara asing masih berjalan. Skuad Timnas U-19 masih harus melewati beberapa’rintangan’ yang telah dipersiapkan oleh Shin Tae-yong. Shin Tae-yong mengatakan bahwa pemusatan latihan di Kroasia saat ini bertujuan untuk menemukan skuad ideal. Tetapi itu bukan berarti bahwa nantinya sudah pasti menemukan skuad idealnya ketika sudah pulang dari Kroasia.

Proses yang dimiliki garuda muda masih panjang sekali. Tidak mungkin akan menemukan yang terbaik secepat itu. Timnas U-19 sudah menjalani program latihan dan uji coba di Kroasia sejak akhir Agustus lalu. Sebanyak 27 pemain dari rencana awal 30 pemain, diberangkatkan ke Kroasia.

Sudah melakukan 7 uji coba

Selama bulan September lalu, sudah ada 7 pertandingan uji coba yang dilakukan oleh skuad garuda muda. Dalam beberapa pertandingan itu, terlihat Shin Tae-yong sudah menemukan beberapa pemain terbaiknya, tetapi itu tidak berarti bahwa terdapat pemain yang diistimewakan. “Semua pemain memiliki hak yang sama. Tak ada pemain utama dan pemain cadangan dalam kamus saya,” ujar Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong sangat menghargai pemain yang memiliki intergritas dan pekerja keras. Setiap individu punya kesempatan yang sama untuk dimainkan, asal bisa menunjukkan tekad kuat dan dalam kondisi yang baik. Sudah ada beberapa pemain yang memiliki jam terbang yang lebih banyak dari yang lainnya, yaitu Adi Satrio, Bagas Kaffa, Pratama Arhan Alif Rifai, Rizky Ridho, David Maulana, atau Witan Sulaeman.

Pemain keturunan Jack Brown atau Andre Oktaviansyah baru mendapat kesempatan bermain pada uji coba keenam melawan Bosnia-Herzegovina pada 25 September lalu. Bahkan ada 2 pemain yang masih belum merumput sama sekali, yaitu Muhammad Fadhil dan Damai Pranata.

Shin Tae-yong sebenarnya masih meraba-raba kekuatan yang dimiliki oleh masing-masing individu saat ini. Ia menegaskan sekali lagi bahwa tidak ada pemain yang diistimewakan. Shin Tae-yong masih terlihat santai dalam menyusun skuadnya.

Hal ini dilakukan karena memang terdapat penundaan Piala Asia U-19 2020 yang digeser ke tahun 2021. Ia masih memetakan pemain terkuatnya pada level Asia dan tak ayal apabila nantinya tim besutannya bisa bersaing di level dunia.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

abirafdi

About the Author: abirafdi

Menjadi seorang penulis tidak hanya membutuhkan kemampuan dan pengetahuan saja. Passion juga dapat membantu saya untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close