Tes Kesehatan Ditunda, Sam HC : Saya Negatif Covid-19

MalangPost.id– KPU Kab. Malang menunda jadwal test kesehatan, Heri Cahyono dan Gunadi Handoko. Melalui rilis 21 September 2020, bapaslon perseorangan ini dinyatakan positif Covid-19. Maka pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan bebas narkotika tidak dilakukan.

“Iya. Kemarin koordinasi dengan RS untuk penanganan lebih dulu. Sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Malang, Marhendra Pramudya Mahardika melalui pesan singkat.

Penundaan ini, mengacu pada pasal 50C ayat (1) PKPU nomor 10 tahun 2020. Namun begitu, tidak mengganggu tahapan lain. Rabu (23/9), masuk tahapan penetapan paslon. “Tetap. Besok penetapan untuk dua bapaslon yang telah mendaftar sebelumnya,” imbuh pria yang akrab disapa Dika ini.

Sementara Heri Cahyono dan Gunadi Handoko berencana swab test ketiga. Untuk memastikan benar-benar positif atau tidak. Pihaknya sudah melakukan dua kali. Pertama di RS Lavalette, tanggal 16 September 2020. Hasilnya keluar 18 September, menyatakan positif.

“Saya sempat kepikiran anak istri. Kalau saya positif, berarti sebentar lagi saya harus isolasi beserta anak istri saya,” ujar Heri Cahyono. Tanggal 18 September 2020, Sam HC berinisiatif rapid test di RS Madinah Kasembon. Hasilnya, non reaktif.

“Hasilnya sore keluar. Saya non reaktif. Dari sini saya berkeyakinan untuk swab test lagi di Laboratorium Kesehatan Prodia tanggal 19 September 2020. Tanggal 21 September 2020, hasilnya keluar. Menyatakan saya negatif,” jelasnya.

Dua hasil swab test, dari RS Lavalette dan Laboratorium Prodia diserahkan ke KPU. Hasil dari RS Lavalette yang dijadikan dasar menunda test kesehatan. “Itu hasil tes yang pertama. Hasil tes swab yang dikeluarkan lembaga kesehatan tidak dapat kami abaikan. Tentu kami koordinasikan dengan RS yang bersangkutan,” ujar Komisioner KPU Marhendra Pramudya Mahardika. 

Meskipun ada dua hasil itu, pihaknya belum bisa memastikan. Karena test swab kedua dari Laboratorium Prodia, tidak menyebutkan positif atau negatif covid. “Kita dikoordinasikan dengan RS pelaksana pemeriksaan kesehatan Mas. Nunggu pemeriksaan RS. Hasil swab dari Prodia tidak menyebutkan positif atau negatif. Istilah di hasil tes tersebut bukan positif atau negatif,” pungkas Dika. (riz/jan)

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

abirafdi

About the Author: abirafdi

Menjadi seorang penulis tidak hanya membutuhkan kemampuan dan pengetahuan saja. Passion juga dapat membantu saya untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close