Kecelakaan Bus di Tol Sumo, 14 Korban Meninggal Dunia

UPDATEKOTA, malangpost.id –  Bus Ardiansyah bernomor polisi S 7322 UM mengalami kecelakaan tunggal di Jalur A Tol Surabaya-Mojokerto pada Senin pagi ini pukul 06.15 WIB.

Akibat kecelakaan di KM KM 712+400 Tol Sumo ini, 13 korban meninggal dan belasan lainnya mengalami luka.

Bus berangkat dari Yogyakarta dengan tujuan Surabaya dengan 33 penumpang. 31 merupakan penumpang, 1 pengemudi utama, dan 1 pengemudi cadangan. Hal ini dikonfirmasi oleh Kasat PJR Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi di Surabaya.

Dwi mengatakan, kendaraan Bus Ardiansyah melaju dengan kecepatan sedang di lajur lambat.

“Saat tiba di km 712+200 /A, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak tiang VMS (Variable Message Sign) di pinggir bahu jalan tol sehingga terguling,” katanya sebagaimana kami lansir dari Antara.

iklan-dinas-kominfo

Dwi lebih lanjut mengatakan, pada saat kejadian situasi arus lalin landai lancar dan cuaca cerah.

“Akibat peristiwa tersebut 12 orang luka dan 13 orang meninggal dunia,” tambahnya.

Korban akibat kecelakaan bus di Tol Surabaya-Mojokerto ini, berasal dari Surabaya. Mereka tinggal di lingkungan yang sama, tepatnya di RT 2 RW 3 Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya.

Dwi menduga kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengemudi mengantuk.

“Laka lantas terjadi patut diduga karena supir mengantuk,” imbuhnya.

Sebelumnya korban tewas di lokasi kecelakaan sebanyak 13 orang dan yang luka-luka 12 penumpang. Namun, data terbaru menyebut ada tambahan satu orang meninggal dunia di rumah sakit.

Dokter RSUD Ra Basoeni Mojokerto dr Evy Maretnawati juga membenarkan adanya salah satu korban kecelakaan yang meninggal ketika mendapat perawatan di rumah sakitnya.

Selanjutnya, Kapolres Kota Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan mengungkapkan, hasil identifikasi akhir mengungkap adanya 14 korban meninggal dunia, serta 19 orang penumpang mengalami luka berat dan luka ringan.

“Saya sudah konfirmasi dengan tim dari Dokkes Polda Jatim, tim forensik, tim DVI, kemudian dari RSUD Kota Mojokerto, totalnya ada 14 korban meninggal dunia. Sedangkan korban luka berat dan luka ringan ada 19 orang,” ujarnya di RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

Rofiq lebih lanjut menjelaskan kalau pihaknya masih menunggu hasil analisis dari TAA Direktorat Lalu Lintas, serta keterangan para saksi untuk menentukan kesimpulan atas penyebab kecelakaan yang membuat belasan penumpang meninggal dunia.

“(Hasil) olah TKP sementara, banyak hal yang kemudian kita menyimpulkan arahnya kemana. Namun, saya belum bisa sampaikan sekarang, karena hasil mengkaji hasil analisa hasil TAA Direktorat Lalu Lintas. Setelahnya, saya butuh kesimpulan dari keterangan saksi-saksi,” pungkasnya.

Seluruh korban meninggal dunia yang sebelumnya berada di beberapa rumah sakit berbeda telah dirujuk ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, kemudian diantarkan ke rumah duka di Kota Surabaya.

Bagikan ke sosial media:

Recommended For You

desi3

About the Author: desi3

Seorang 'bibiliophile' yang jatuh cinta dengan Himalaya dan fans berat warna biru.~ travel to fulfill your soul ~

2 Comments

  1. I do love the way you have presented this problem plus it does indeed supply us a lot of fodder for thought. However, coming from just what I have experienced, I simply just wish as the feedback stack on that folks keep on issue and in no way get started on a tirade of some other news of the day. Anyway, thank you for this excellent point and though I do not necessarily agree with this in totality, I respect the point of view.

  2. wonderful points altogether, you simply gained a brand new reader. What would you suggest about your post that you made some days ago? Any positive?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kunjungi Alamat Baru Kami

This will close in 0 seconds